AGPC Pastikan Albert Park Tuan Rumah Jangka Panjang F1
CEO Australian Grand Prix Corporation (AGPC), Andrew Westacott, mengatakan renovasi besar Albert Park adalah sinyal bahwa trek akan menggelar Formula 1 hingga waktu yang lama.
Albert Park telah menjadi tuan rumah balap jet darat sejak 1996 silam. Namun, akhir tahun lalu, muncul kabar posisinya akan digantikan oleh New South Wales yang berencana mengadakan perlombaan F1 di The Rocks.
Westacott pun langsung memastikan bahwa Australian Grand Prix Corporation (AGPC) sebagai promotor Grand Prix Australia akan terus menyelenggarakan Formula 1 di Melbourne secara jangka panjang.
Australian Grand Prix Corporation (AGPC), Liberty Media serta Pemerintah Negara Bagian Victoria sudah sepakat perihal lokasi balapan di Albert Park, yang mana bakal menghadirkan sejumlah perubahan signifikan.
“Ketika Anda melakukan modifikasi trek, yang bernilai sekitar 20 juta dolar Amerika (setara Rp285 juta) Anda tidak melakukannya hanya untuk tiga atau empat tahun kontrak saat ini,” tutur Westacott kepada Speedcafe.
“Saya katakan tiga karena itu benar-benar berlangsung hingga 2025. Jadi, sebenarnya (kontrak) tahun ini ditambah tiga (tahun lagi).
“Kami selalu melihat masa depan, dan di dunia Formula 1 dan MotoGP, Anda benar-benar harus melihat ke masa depan itu. Tidak ada yang lain selain optimisme dan dialog berkelanjutan yang selalu kami lakukan dengan orang-orang.”
Detail Sirkuit Albert Park, Melbourne
Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images
Negosiasi mengenai perpanjangan kontrak, diungkapkan Westacott, selalu dilakukannya seusai menandatangani kesepakatan sebelumnya. Hal ini agar pihaknya dapat terus mengembangkan fasilitas dan trek.
“Saat Anda melihat apa yang telah dilakukan Zandvoort, dan Meksiko, dan apa yang mungkin akan dilakukan Miami, kami harus memastikan bahwa kami berada di depan,” ucapnya.
Terkait upgrade Sirkuit Albert Park, Westacott menekankan, bahwa perombakan merupakan bagian dari upaya bersama untuk mempertahankan standar modern. Tujuannya adalah untuk membuat balapan lebih seru.
“Ada kritik ketika Formula 1 datang ke kota, mereka menyukai segala sesuatu tentang Melbourne dari sudut pandang infrastruktur, industri, hotel, akomodasi, restoran. Tetapi mereka selalu berkata Anda harus melakukan sesuatu agar terjadi lebih banyak overtaking,” ujarnya.
“Daripada hanya mengaspal ulang, kami memutuskan membuat beberapa perubahan dalam keterbatasan yang kami miliki.
“Jadi, yang kami lakukan adalah mengubah camber, pelebaran beberapa tikungan, menghilangkan chicane dan juga pelebaran pit lane.
“Kombinasi beberapa bagian dirancang untuk memperkenalkan lebih banyak strategi ban. Semoga mendapatkan lebih banyak degradasi ban dengan campuran aspal yang lebih agresif, dan lebih banyak overtaking.”
Be part of Motorsport community
Join the conversationShare Or Save This Story
Top Comments
Subscribe and access Motorsport.com with your ad-blocker.
From Formula 1 to MotoGP we report straight from the paddock because we love our sport, just like you. In order to keep delivering our expert journalism, our website uses advertising. Still, we want to give you the opportunity to enjoy an ad-free and tracker-free website and to continue using your adblocker.