Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 F1 GP Emilia Romagna

Hamilton: Akhir Pekan seperti Misi Penyelamatan bagi Mercedes

Para pembalap Mercedes menghadapi F1 GP Emilia Romagna dengan harap-harap cemas. Lewis Hamilton bahkan mengklaim mereka seolah melakukan penyelamatan setiap akhir pekan balapan.

Hamilton dan koleganya, George Russell, harus tersingkir dalam kualifikasi kedua di Sirkuit Imola, Jumat (22/4/2022). Mereka akan mengawali Sprint Race dari P13 dan P11.

Untuk kedua kalinya dalam empat balapan musim ini, juara dunia F1 tujuh kali tersebut gagal tembus Q3. Sebelumnya, ia tersandung di Q1 Grand Prix Arab Saudi. Sejak GP Jepang 2012, Mercedes gagal menempatkan pembalapnya di fase akhir kualifikasi.

Kekecewaan tak bisa disembunyikan Hamilton selepas pil pahit kesekian yang ditelannya.

“Ini bukan sesi bagus, ini tentu mengecewakan. Anda datang kemari dengan optimistis dan Anda tahu setiap orang bekerja dengan sangat keras di pabrik dan segala sesuatunya tidak datang bersama-sama,” ujarnya.

“Sungguh mengecewakan. Saya kira kami tampil di bawah performa sebagai tim hari ini. Ada hal-hal yang seharusnya kami selesaikan tapi tidak kami lakukan.

“Bagaimana pun, kami akan bekerja sekeras mungkin untuk bergerak ke atas dalam sprint race. Ini akan jadi balapan yang sulit, semoga besok cuaca lebih bagus dan siapa tahu, kami akan maju ke depan.”

Hamilton dan Russell harus memaksimalkan penampilan dalam Sprint Race sehingga bisa finis 10 besar. Pasalnya, hasil tersebut akan jadi patokan untuk start Minggu (24/4/2022).

Baca Juga:

“Kami hanya harus terus bekerja keras. Setiap akhir pekan adalah penyelamatan,” ia menegaskan.

Pembalap veteran Inggris itu terlihat berbicara dengan bos Mercedes F1, Toto Wolff, di belakang garasi setelah Q2. Saat ditanya apa yang dibahas, ia menyatakan bahwa itu adalah masalah internal dan memilih tak membocorkannya.

Sementara itu, George Russell menjelaskan bahwa red flag membuatnya kesulitan mengelola temperatur ban.

“Sungguh disesalkan bagaimana bendera merah muncul hari ini. Namun, jika ada akhir pekan yang tidak kami inginkan, sebuah akhir pekan sprint yang kami lakukan. Itu tidak ideal, tapi kami punya kesempatan untuk memulihkan posisi ini besok,” ucapnya.

Russell ragu dengan jalannya Sprint Race untuk Mercedes, Sabtu (23/4/2022). Kans untuk menyalip sangat kecil dalam 21 lap. Apalagi The Silver Arrows belum menemukan pace terbaik W13.

“Akan sedikit rumit untuk balapan besok. Biasanya, dalam sprint race, tidak banyak yang terjadi. Ini akan menarik dengan dengan mobil-mobil baru ini jika kami dapat mengekor sedikit lebih dekat,” tuturnya.

“Tapi, saya kira tidak ada cukup lap dengan degradasi cukup bagi kami untuk mengambil keuntungan di mana biasanya kami lebih kuat dibanding rival-rival sekarang, yang akhir pekan ini, bukan dua tim teratas.

“Jadi kita lihat saja apa yang bisa dilakukan. Kami juga punya hari Minggu. Kami hanya dapat naik ke atas.”

Lewis Hamilton, Mercedes W13

Lewis Hamilton, Mercedes W13

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Pembalap F1 Ingin Sprint Dipisah dari Grand Prix
Artikel berikutnya Alasan Verstappen Tidak Diinvestigasi terkait Yellow Flag Bottas

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia