Alasan Charles Leclerc Tunda Eksekusi Team Order di F1 GP Meksiko

Charles Leclerc sempat mengabaikan team order yang diinstruksikan Ferrari pada F1 GP Meksiko, Minggu (7/11/2021). Pembalap Monako itu mengungkapkan punya alasan tersendiri.

Alasan Charles Leclerc Tunda Eksekusi Team Order di F1 GP Meksiko

Ferrari terjebak dalam persaingan posisi keempat dengan pembalap AlphaTauri, Pierre Gasly, di Autodromo Hermanos Rodriguez.

Setelah Carlos Sainz mengganti ban keras, posisinya pun mundur di belakang rekan setimnya yang sedang bertarung dengan Gasly. Tiba-tiba, insinyur Ferrari mengirim perintah kepada Leclerc membiarkan pembalap Spanyol lewat.

Leclerc tetap mengemudi dan tak kunjung memberikan jalan untuk Sainz. Menariknya, eks pilot McLaren lantas menyarankan rekannya terus mengebut dan berada di depan.

Pembalap, yang sudah naik podium 13 kali, tersebut lantas mengembalikan posisi kepada Sainz untuk melihat bagaimana upayanya menggagalkan Gasly. Namun, ternyata mereka tetap saja tak mampu menandingi pilot Prancis.

Selepas balapan, Leclerc mengungkapkan alasannya tidak menuruti team order di awal. Ada beberapa faktor yang membuatnya menunda membiarkan Sainz lewat.

Baca Juga:

“Saya tidak masalah dengan instruksi tim. Pada dasarnya, saya punya waktu sulit dengan ban keras di lap pertama, dengan hal-hal yang saya keluhkan di radio,” ucapnya.

“Sesaat setelah diminta membuka jalan untuknya, saya memiliki blue flag, jadi saya harus melewati George Russell dan Lance Stroll, jadi dua mobil dengan blue flag di depan saya.

“Kami menunggu satu lap lagi. Pada putaran itu, di depan bersih dan saya mendapat satu detik pada satu lap. Kemudian, tim mengatakan, ‘standby, jangan berikan posisi kembali’. Dua lap kemudian, mereka menyuruh saya untuk memberikan lagi dan saya menyerahkannya.”

Sementara itu, Sainz tak memungkiri kalau langkah Leclerc menunda eksekusi team order sudah merugikan.

“Ketika saya berada di belakang Charles, dia juga melewati sebuah mobil Williams dan Aston Martin, jadi situasi jadi lebih rumit dan sedikit kacau,” ia menjelaskan.

“Jelas dia diberitahu agar membiarkan saya lewat tapi pada saat sama, dia mencoba membersihkan blue flag. Saya tidak mau bohong, saya kehilangan dua atau tiga detik di sana.

“Sebagai tim, kami perlu melihat bagaimana kami meningkatkannya nanti. Namun, itu sedikit sulit. Maksud saya, pergantian posisi mungkin paling sulit di F1 dan kali ini kami sudah tepat.

“Saya kehilangan sedikit waktu tapi kami akan mencoba melihat apa yang dilakukan secara berbeda dan belajar untuk balapan selanjutnya.”

Charles Leclerc, Ferrari SF21, Carlos Sainz Jr., Ferrari SF21

Charles Leclerc, Ferrari SF21, Carlos Sainz Jr., Ferrari SF21

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

Sainz ingin semua dalam tim belajar dari kesalahan dan menentukan waktu yang tepat untuk pertukaran posisi. Para pembalap juga mesti segera menjalankan team order demi kepentingan bersama.

“Yang paling penting, kami percaya diri melakukannya sebagai tim dan menghormati team order,” ujarnya.

“Situasi serupa akan terjadi lagi di sisa balapan atau musim yang akan datang. Jadi sebagai rekan setim dan keseluruhan tim, kami perlu merasa nyaman dalam bertukar posisi di beberapa trek, seperti yang sudah dilakukan saat balapan lain. Sebagai sebuah tim, kami pasti bisa mengeksekusinya dengan baik.”

dibagikan
komentar

Video terkait

Kasus Tsunoda, Christian Horner Kesal Omongannya Dipelintir di Medsos
Artikel sebelumnya

Kasus Tsunoda, Christian Horner Kesal Omongannya Dipelintir di Medsos

Artikel berikutnya

Daniel Ricciardo Menyalahkan Dirinya atas Insiden F1 GP Meksiko

Daniel Ricciardo Menyalahkan Dirinya atas Insiden F1 GP Meksiko
Muat komentar