Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia
Formula 1 Tes F1 Bahrain

Alasan Kevin Magnussen Terima Tawaran Haas

Merindukan Formula 1 jadi alasan utama Kevin Magnussen langsung menerima tawaran Haas untuk menggantikan Nikita Mazepin.

Kevin Magnussen, Haas F1 Team

Setelah Haas F1 Team memutuskan kontrak dengan Nikita Mazepin, beberapa nama muncul untuk menggantikan pembalap asal Rusia tersebut.

Meski banyak nama besar bermunculan, tim asal Amerika Serikat itu berbicara intensif dengan Kevin Magnussen yang sedang fokus melakoni balapan di Negeri Paman Sam.

Tetapi, kecintaannya terhadap F1 sangat sulit membuatnya untuk menolak tawaran Haas, terlebih pembalap Denmark tersebut sudah mengenal dengan baik semua orang di dalam tim.

“Ketika saya meninggalkan F1, saya pikir bisa bertahan di F1 bersama tim lain tetapi itu akan berantakan dengan banyaknya sponsor. Saya tidak benar-benar memiliki motivasi,” kata Magnussen kepada Motorsport.com.

“Saya kehabisan motivasi karena terus berada di belakang. Saya baru melakukannya selama dua tahun, karena sebelumnya saya berada di lini tengah dan itu sangat menyenangkan. Tetapi dua tahun terakhir sangat sulit dari sudut pandang motivasi.

“Kemudian saya pergi, melakukan balapan lain dan mendapatkan podium, pole position dan menang, dan itu sangat menyenangkan. Saya menikmatinya dan kemudian Gunther Steiner (Prinsipal Haas) menelepon saya dan merusak semua itu!

“Saya hanya bisa merasakan di lubuk hati paling dalam bahwa saya ingin melakukan ini. Saya tidak tahu betapa saya sangat merindukannya, tetapi ketika saya mendapat kesempatan, saya seperti ‘ya’.”

Baca Juga:

Kevin Magnussen tak menyangka Haas memilihnya sebagai kandidat utama pengganti Nikita Mazepin. Bahkan, ia pergi berlibur, bukan melatih fisiknya setelah panggilan awal dari Gunther Steiner pekan lalu.

“Gunther menelepon saya sekitar sepekan yang lalu, dan saya baru saja akan pergi ke AS bersama keluarga saya untuk liburan sebelum balapan di Sebring,” ujarnya.

“Saya memutuskan untuk pergi karena saya pikir ‘mari kita lihat apakah itu terjadi atau tidak’. Kemudian saya sampai di Miami dan Gunther menelepon kembali dan berkata, ‘ayo lakukan’ dan saya kembali.

“Ada banyak hal yang harus diselesaikan, tentu saja. Saya dikontrak Peugeot, dan dengan Ganassi sebenarnya, saya dikontrak untuk balapan dengan mereka di Sebring dalam balapan ketahanan (IMSA) 12 jam akhir pekan depan.

“Namun, mereka sangat baik untuk membiarkan saya keluar dari kesepakatan itu.”

Salah satu aspek penting yang menarik Kevin Magnussen untuk kembali ke Haas adalah tawaran kontrak multi-tahun yang menjamin masa depan pembalap 29 tahun tersebut.

“Itu bukan sesuatu yang saya katakan harus terjadi, tetapi saya senang dengan itu karena tidak masuk akal untuk kembali hanya dalam satu tahun,” ucapnya.

“Saya sudah mencobanya, itu bukan hal baru bagi saya. Kembali dengan benar dan Gunther mengatakan betapa termotivasinya tim, rasanya seperti mereka dalam kondisi yang baik dan ini terlalu menarik. Saya benar-benar ingin melakukannya. Saya bisa merasakan itu.”

Haas VF-22

Haas VF-22

Foto oleh: Haas F1 Team

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Sergio Perez Prihatin Nasib Atlet Rusia
Artikel berikutnya Valtteri Bottas Klaim Alfa Romeo Berhasil Atasi Masalah

Top Comments

Belum ada komentar. Mengapa Anda tidak menulis sesuatu?

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia