Albon Pede Petinggi Red Bull Mendukungnya Kembali ke F1

Pembalap cadangan Red Bull Racing, Alex Albon, yakin bisa kembali meramaikan persaingan di Formula 1 dengan bantuan Helmut Marko dan Christian Horner.

Albon Pede Petinggi Red Bull Mendukungnya Kembali ke F1

Alex Albon gagal membuat para petinggi Red Bull Racing terkesan ketika diberikan kesempatan satu setengah musim bertandem dengan Max Verstappen di Formula 1 (F1).

Pembalap asal Thailand itu tak mampu mengimbangi level Verstappen, dan dianggap tidak memberi kontribusi signifikan saat Red Bull bersaing dengan Mercedes.

Oleh karena itu, Red Bull memutuskan untuk menggantikannya dengan pembalap Meksiko, Sergio Perez, yang kontraknya tak diperpanjang Racing Point (kini Aston Martin).

Albon, 25 tahun, saat ini menghabiskan waktunya di simulator Red Bull dan berkompetisi dalam ajang DTM agar jiwa kompetisinya tidak hilang.

Namun, Alex Albon percaya diri (pede) bisa kembali ke Formula 1, meskipun peluang pada 2022 sangat tipis.

“Dalam beberapa hal saya harus bergantung pada orang lain yang tidak menunjukkan kinerja bagus,” kata Albon kepada Formula1.com.

“Itu juga bergantung pada pasar pembalap F1. Saya beruntung ketika saya mendapatkan kesempatan menggantikan Daniel Ricciardo (di Red Bull), tapi itu mengacaukan segalanya.

“Tahun ini, terlihat agak hambar dalam hal itu. Jika kursi balap tak tersedia di Red Bull musim depan, ada beberapa peluang bersama tim (lain) di luar sana. Jadi, saya harus bersabar.”

Baca Juga:

Red Bull Racing terlihat sudah sangat nyaman dengan susunan pembalapnya saat ini, dan kemungkinan besar akan mempertahankan Perez sebagai rekan Verstappen tahun depan.

Sementara AlphaTauri, belum menentukan susunan pembalapnya untuk musim 2022. Tetapi tampaknya mereka ingin tetap bekerja sama dengan Pierre Gasly.

Jika Yuki Tsunoda terus menunjukkan progres, maka bukan tidak mungkin AlphaTauri akan tetap menggunakan jasa pembalap asal Jepang itu.

“Semua orang di Red Bull Racing sangat baik kepada saya. Saya yakin Helmut (Marko, penasihat tim) dan Christian (Horner, prinsipal tim) akan membantu dan mendukung saya jika ada kesempatan,” ujar Albon.

“Saya juga yakin bahwa peras yang saya mainkan di simulator dan menjadi pembalap cadangan tetap menjadi pilihan mereka.”

Namun, Alex Albon tak ingin menunggu terlalu lama dalam melihat peluangnya untuk kembali berkompetisi di Formula 1. Pasalnya, ia juga harus mencari opsi lain agar tetap disibukkan dengan dunia balap pada tahun depan.

“Masih sangat dini untuk melihat pasar pembalap F1. Tetapi Anda tidak boleh lupa keputusan di kejuaraan lain harus dibuat lebih awal,” tuturnya.

“Di F1 masih memungkinkan untuk menentukan pilihan pada November, tapi di Formula E atau IndyCar harus lebih cepat karena mereka memulai kejuaraan lebih awal.

“Jadi, Anda harus membuat keputusan lebih awal. Itu sama sekali tidak mudah.”

Alex Albon tes Pirelli 18 inch

Alex Albon tes Pirelli 18 inch

dibagikan
komentar
Sainz Akui McLaren MCL35M Paling Sulit Disalip
Artikel sebelumnya

Sainz Akui McLaren MCL35M Paling Sulit Disalip

Artikel berikutnya

Bersama McLaren, Adaptasi Alonso Mungkin Lebih Cepat

Bersama McLaren, Adaptasi Alonso Mungkin Lebih Cepat
Muat komentar