Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia

WADA Cabut Sanksi, Alex Albon Bisa Kibarkan Bendera Thailand

Pembalap baru Williams, Alex Albon, akan dapat sepenuhnya mengibarkan bendera Thailand di Formula 1 tahun ini setelah Badan Anti-Doping Dunia (WADA) berencana mencabut sanksi.

Alex Albon, Williams

Oktober lalu, WADA mengumumkan bahwa Organisasi Anti-Doping Nasional Thailand (NADO) terbukti tidak mematuhi Kode Anti-Doping Dunia, yang mengarah pada penerapan sanksi.

Keputusan dari WADA pada saat itu mengatakan bahwa bendera Thailand tidak dapat dikibarkan di kejuaraan regional, kontinental atau dunia, atau event, yang diselenggarakan oleh Organisasi Acara Besar.

Begitu juga di Olimpiade dan Paralimpiade, untuk edisi berikutnya dari ajang multi-event itu atau sampai pemberitahuan berikutnya.

Alex Albon telah memutuskan untuk balapan di bawah bendera Thailand sepanjang waktunya di Formula 1 (F1) yang diwariskan dari ibunya, meski ia memiliki kewarganegaraan ganda.

Kendati begitu, ia akan tetap bersaing sebagai atlet Thailand meski ada sanksi, hanya saja tak boleh mengibarkan bendera dalam kapasitas resmi apa pun di bawah keputusan WADA tersebut, seperti di podium.

Tetapi, sekarang Alex Albon akan dapat sepenuhnya mengibarkan bendera Thailand di F1 2022 karena NADO Thailand saat ini sedang dalam proses diskusi dengan WADA, yang mana konfirmasi resmi diharapkan dapat dilakukan dalam waktu dekat.

Kabar itu datang setelah pembaruan undang-undang anti-doping Thailand untuk memastikannya sesuai dengan kode WADA.

Hal tersebut akan memungkinkan para atlet Thailand yang berlaga di Olimpiade Musim Dingin, yang dimulai pekan ini di Beijing, Cina, dapat mengibarkan bendera kebangsaannya.

Baca Juga:

Sanksi terhadap Thailand berbeda dengan yang diterapkan ke Rusia, yang membuat Nikita Mazepin tidak bisa balapan sebagai atlet negara tersebut di F1 sejak debut pada Maret 2021.

Hal ini memaksa Mazepin tampil di bawah Federasi Otomotif Rusia, dengan sanksi terhadap Rusia akan berakhir pada Desember 2022 setelah periode dua tahun.

Alex Albon kembali ke F1 tahun ini bersama Williams, setelah menghabiskan tahun lalu sebagai pembalap penguji dan cadangan Red Bull Racing. Selain itu, ia juga membantu tim mengembangkan mobil melalui simulator dan beberapa kali uji coba langsung di trek.

Namun, pembalap 25 tahun itu juga mengikuti ajang balap DTM bersama AlphaTauri menggunakan Ferrari 488 GT3 Evo 2020. Di sana ia sukses mendapatkan tiga podium, termasuk satu kemenangan di sirkuit legendaris, Nurburgring.

Kembalinya Albon ke F1 juga merupakan tanggung jawab Red Bull atas masa depannya yang tahun lalu tak mendapat kesempatan akibat digantikan oleh Sergio Perez.

Alex Albon, AF Corse Ferrari 488 GT3 Evo

Alex Albon, AF Corse Ferrari 488 GT3 Evo

Foto oleh: Alexander Trienitz

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Lando Norris Perlu Tingkatkan Diri di Sejumlah Area
Artikel berikutnya Daniel Ricciardo Ungkap Pentingnya Jaga Kesehatan Mental

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia