Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Analisis
Formula 1 F1 GP Monako

Jago di Sektor Lambat, Alfa Romeo Bisa Jadi Kuda Hitam F1 GP Monako

Mengandalkan kekuatan ketika melaju di tikungan lambat, Alfa Romeo bisa jadi kuda hitam F1 GP Monako, yang digelar akhir pekan ini.

Valtteri Bottas, Alfa Romeo C42

Valtteri Bottas tampil mengesankan dalam balapan di Spanyol akhir pekan lalu. Pembalap Finlandia tersebut mampu finis urutan keenam.

Berdasarkan data yang dikumpulkan selama melaju di Sirkuit Barcelona, Minggu (22/5/2022), mereka sadar pentingnya memaksimalkan C42 ketika meluncur pada tikungan lambat. Dalam kualifikasi, Alfa Romeo membukukan waktu tercepat ketiga pada sektor terakhir trek itu yang dihiasi tikungan menengah-lambat.

Ferrari masih yang paling unggul dengan 27,336 detik, diikuti Red Bull (27.411), Alfa Romeo (27,443), Haas (27,561), Mercedes (27,698), McLaren (27,768), Alpine (27,896), AlphaTauri (27,984), Aston Martin (28,197) dan Williams (28,586).

Dari data tersebut, Bottas optimistis menatap duel berikutnya karena jenis tikungan lambat banyak tersaji di Monte Carlo.

Baca Juga:

“Saya kira, pekan depan akan sangat cocok untuk mobil kami. Banyak tikungan lambat, dan mobil kami sangat bagus dalam tikungan lambat,” tuturnya.

Jika digali lebih dalam dari data GPS keseluruhan lap, Alfa Romeo tercepat di semua segmen Barcelona. Mereka punya traksi bagus saat melambat.

Head of trackside engineering, Xevi Pujolar, merendah. Ia tidak berpikir lebih mudah bagi timnya mencapai podium perdana di Monako musim ini.

“Dari sisi performa, saya tidak mengharap keajaiban pastinya. Kami kuat dalam kecepatan lebih rendah, tapi tim-tim top juga hebat dalam kecepatan rendah. Ini tidak seperti kami lebih baik daripada mereka, kami dekat dengan mereka,” ucapnya.

“Mungkin kami akan punya gap bagus di lini tengah, sedikit margin lagi. Tapi, saya kira untuk Ferrari, Red Bull dan Mercedes, melihat performa yang mereka miliki di Sektor 3 masih bagus.”

Carlos Sainz, Ferrari F1-75, Valtteri Bottas, Alfa Romeo C42, Lewis Hamilton, Mercedes W13

Carlos Sainz, Ferrari F1-75, Valtteri Bottas, Alfa Romeo C42, Lewis Hamilton, Mercedes W13

Photo by: Carl Bingham / Motorsport Images

Meski berpikir mustahil untuk menginjak podium, bukan berarti Pujolar meremehkan tim. Ia akan mengupayakan supaya Bottas dapat finis lebih baik dari sebelumnya.

“Kami memperjuangkan P4 (di Spanyol) dan kemudian berakhir di P6, jadi maksud saya kenapa tidak mengejar P4 atau lebih baik. Tentu kami akan mencoba,” tuturnya.

“Jika ada pembalap lain melakukan kesalahan, kami akan mencoba menyambar kesempatan. Tapi, prioritasnya adalah memastikan bahwa kami punya dua mobil yang kencang karena jika ada Zhou (Guanyu) di sana, kami akan jadi penantang kuat.”

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Daniel Ricciardo Belum Juga Mampu Memenuhi Ekspektasi McLaren
Artikel berikutnya FIA Akan Tegakkan Larangan Melambat Saat Warm Up Lap F1

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia