Allison semakin dekat ke Mercedes

dibagikan
komentar
Allison semakin dekat ke Mercedes
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
17 Nov 2016 09.17

Berdasarkan sumber yang didapat, James Allison memiliki peluang untuk bergabung bersama tim Mercedes.

(Kiri ke Kanan): James Allison, Ferrari Chassis Technical Director dengan Paul Monaghan, Red Bull Racing Chief Engineer
Paddy Lowe, Mercedes AMG F1 Executive Director (Technical) in the FIA Press Conference
James Allison, Ferrari Chassis Technical Director
(L to R): Jenson Button, McLaren MP4-31 and team mate Fernando Alonso, McLaren MP4-31 battle for pos
Fernando Alonso, McLaren MP4-31 leads team mate Jenson Button, McLaren MP4-31
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid leads team mate Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid leads team mate Nico Rosberg, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid
Toto Wolff, Mercedes AMG F1 Shareholder and Executive Director

Allison yang pernah menjadi kepala teknis di Lotus dan Ferrari itu, telah meninggalkan Maranello pada awal tahun ini. Sejak saat itu, namanya santer dihubung-hubungkan dengan tim-tim papan atas seperti McLaren dan Red Bull.

McLaren menjadi pilihan yang masuk akal bagi Allison, mengingat dirinya memiliki hubungan yang baik dengan direktur balap McLaren, Eric Boullier, saat keduanya masih berada di Lotus.

Namun, untuk saat ini, kedua tim tersebut telah memastikan kepada Motorsport.com, bahwa tidak ada tempat kosong bagi Allison di struktur tim teknis mereka. Secara kasat mata, kasus yang sama juga dialami oleh tim Mercedes, mengingat Paddy Lowe masih bertanggung jawab menangani masalah teknis di tim tersebut.

Meskipun masih menjabat sebagai kepala teknis Mercedes, masa depan Lowe di tim Brackley tersebut menjadi tanda tanya, terutama di tengah-tengah diskusi menyangkut remunerasinya di masa mendatang. Tak pelak, Lowe sendiri kini dirumorkan dapat bergabung ke tim Ferrari.

Jika Lowe benar-benar meninggalkan Mercedes, maka asumsi logis siapa yang akan menjadi penggantinya adalah Allison sendiri.

Bila Mercedes memiliki opsi untuk merekrut Allison, maka hal tersebut dapat digunakan oleh Toto Wolff sebagai daya tawar saat bernegosiasi dengan Lowe.

Di saat yang sama, dengan melakukan perjanjian dengan Allison, Mercedes dapat mengamankan jasa salah satu figur ternama di pedok F1 itu dari kemungkinan memperkuat tim rival lainnya di masa mendatang.

Allison sendiri saat ini masih dalam masa cutinya dan belum dapat bergabung dengan tim lain sebelum awal tahun depan – kecuali Mercedes dapat bernegosiasi dengan Ferrari.

Kemungkinan lainnya adalah, Wolff percaya Mercedes akan dapat mencari jabatan yang tepat bagi Allison untuk bekerja sama dengan Lowe di struktur tim teknis mereka. Tim pabrikan Jerman itu sendiri sudah memiliki sejarah mempekerjakan beberapa nama besar di masa kepimpinan Ross Brawn menjelang era F1 hibrida.

Namun, saat ditanya kemungkinan bergabungnya Allison ke Mercedes, baik Toto Wolff ataupun Lowe, menolak untuk memberikan komentar.

 

Artikel Formula 1 berikutnya
Ferrari batal naik banding terkait keputusan penalti Vettel

Artikel sebelumnya

Ferrari batal naik banding terkait keputusan penalti Vettel

Next article

Liberty ingin adakan balapan F1 malam hari di Las Vegas

Liberty ingin adakan balapan F1 malam hari di Las Vegas
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Mercedes Shop Now
Penulis Adam Cooper
Tipe artikel Breaking news