Alonso Berharap Guanyu Zhou Segera Promosi di F1

Pembalap Alpine, Fernando Alonso, terkesan dengan Guanyu Zhou dan berharap bisa dipromosikan segera ke Formula 1.

Alonso Berharap Guanyu Zhou Segera Promosi di F1

Pilot Cina tersebut pindah ke Akademi Pembalap Alpine pada 2019, setelah empat tahun memperkuat Akademi Pembalap Ferrari. Dalam kontraknya, selain mengemudi untuk UNI-Virtuosi Racing di Formula 2, Zhou juga berperan sebagai test driver.

Musim ini, setelah menjuarai F3 Asia dengan Abu Dhabi Racing by Prema, ia memimpin klasemen pembalap F2. Pilot 22 tahun itu menang empat kali dan mencatatkan lima pole position.

Atas performa apiknya, Zhou diberi kesempatan mencoba Alpine A521 milik Alonso pada free practice pertama di GP Austria. Ia mengelilingi Red Bull Ring sebanyak 29 lap dan hebatnya jadi pembalap tercepat ke-14. Ia kalah 0,434 detik di belakang Esteban Ocon.

Baca Juga:

Alonso yang menyaksikan sesi tersebut melontarkan sanjungan untuk Zhou. Ia ingin Alpine memberi sesi latihan bebas untuk juniornya itu.

 “Sungguh menyenangkan menonton Zhou di mobil akhir pekan ini. Ketika kami mengetahui bahwa dia akan mengendarai mobil, kami bicara lewat telepon dan surat elektronik, untuk menjelaskan bagaimana sensasi yang saya rasakan akhir pekan lalu (GP Styria, red.) dan bagaimana mempersiapkan latihan bebas pertama,” tuturnya.

“Dia seorang yang sangat baik dan sangat bertalenta. Dia menghabiskan banyak waktu di simulator dan dengan insinyur. Zhou memiliki akhir pekan sangat profesional dan tampil baik. Saya ingin melihatnya lebih sering berpartisipasi dalam lebih banyak sesi latihan dan mengembangkan kecepatan serta kepercayaan dirinya.

Pembalap Spanyol tersebut mendoakan agar Zhou mengunci titel F2 yang membuka jalan ke adu balap jet darat.

“Akan luar biasa kalau dia menang gelar F2. Saya menyukainya sebagai pribadi dan pembalap. Saya harap dia segera datang ke Formula 1,” katanya.

Guanyu Zhou, Alpine A521

Guanyu Zhou, Alpine A521
1/1

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Pada GP Austria, Alonso sempat mendapat tantangan dari pembalap Williams, George Russell, dalam perebutan poin semata wayang. Ia tak cemas melihat kebangkitan tim milik Dorilton Capital itu.

“Meski Williams telah mengambil langkah maju, kami memeriksa GP Austria tahun lalu dan mereka memulai dari urutan ke-12 di sana. Jadi itu artinya, trek itu di mana mereka tampil baik,” ujar pria 39 tahun itu.

“Kami harus menunggu beberapa balapan lagi untuk melihat apakah mereka sekencang itu, tapi para akhir pekan pertama (di Austria), mereka mendekati kami. Akhir pekan lalu, gap sedikit lebar.

“Saya gembira dengan kemajuan kami dalam dua pekan ini. Jadi itu tergantung pada kami untuk menjaga performa di Silverstone karena kalau kami melakukannya, kami akan naik ke 7 atau 8 besar. Itu akan jadi langkah ke arah tepat.”

dibagikan
komentar
Horner Bongkar Duo Pembalap Red Bull Paling Harmonis

Artikel sebelumnya

Horner Bongkar Duo Pembalap Red Bull Paling Harmonis

Artikel berikutnya

Vettel Tak Menyesal Gagal Reuni dengan Red Bull

Vettel Tak Menyesal Gagal Reuni dengan Red Bull
Muat komentar