Formula 1
R
F1 GP Emilia Romagna
18 Apr
FP1 dalam
2 hari
R
F1 GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
22 hari
R
F1 GP Arab Saudi
03 Des
Event berikutnya
233 hari
Selengkapnya:

Alonso Butuh Beberapa Balapan untuk Temukan Kecepatan Terbaik

Kecepatan Fernando Alonso belum 100 persen padahal pekan pertama Formula 1 2021, GP Bahrain, akan dimulai dalam hitungan hari. Ia mengaku butuh beberapa balapan agar nyaman di lintasan.

Alonso Butuh Beberapa Balapan untuk Temukan Kecepatan Terbaik

Pembalap veteran itu akan memperkuat Alpine F1, setelah 11 tahun meninggalkan Renault. Musim ini, ia melepaskan kerinduan di ajang balap jet darat.

Wajar jika dia membutuhkan waktu lebih lama untuk tampil kencang lagi di kokpit mobil F1. Sebab kala hiatus, Alonso bertarung di kejuaraan dunia balap mobil ketahanan (WEC) bersama Toyota, Le Mans 24 Hours dan Daytona 24 Hours. Pria 39 tahun tersebut juga mencicipi Indianapolis 500 dan Reli Dakar 2020.

Proses adaptasi dengan Alpine terhambat karena larangan bepergian dan kecelakaan sepeda yang menyebabkan harus menjalani operasi rahang. Meski begitu, ia dapat berpartisipasi dalam tes pramusim F1, 12-14 Maret, berbagi mobil dengan Esteban Ocon.

Alonso mengaku kalau ia butuh beberapa balapan untuk menemukan kenyamanan di dalam kokpit A521.

“Selalu butuh waktu dan saya belum berada dalam kondisi 100 persen (dari sisi kecepatan). Ini sama dengan banyak orang, saya kira dan banyak pembalap yang berganti tim. Beberapa dari mereka perlu beradaptasi sedikit kepada regulasi aero baru, ban,” tuturnya.

“Anda akan merasa sangat nyaman setelah lima, enam atau empat balapan, jadi tidak ada bedanya dengan saya. Saya gembira dengan di mana kami sekarang. Saya kira dalam dua balapan, saya akan merasa sangat nyaman meski dalam kokpit. Kami masih membuat modifikasi kecil untuk posisi lebih baik. Itu adalah hal-hal yang perlu kami sesuaikan.”

 

Photo by: Zak Mauger / Motorsport Images

Pembalap asal Asturia, Spanyol, tersebut tidak mnggaransi akan ada di level yang sama seperti saat membalap di McLaren pada 2018. Ia yakin kerja kerasnya merasuk dalam tim yang dulu bernama Renault itu akan terbayar.

“Tidak ada jaminan, Anda hanya harus percaya diri untuk memberi apa yang diminta dari Anda. Taka da jaminan saya seperti 2018, tapi saya harap bisa,” katanya.

“Ketika saya memutuskan untuk kembali, saya mencoba fokus pada persiapan, bukan hanya secara fisik tapi juga teknik bersama tim untuk paruh kedua. Saya mencoba mencapai kecepatan dalam bahasa F1, yang mana bersifat sedikit teknis daripada kategori lainnya.”

Alonso tidak mematok kerangka waktu karena ingin bersenang-senang. Ia enggan terlalu muluk dalam comeback-nya.

“Saya mencoba membuat comeback ini jadi lebih baik dan saya mencoba memenangi balapan dan sekompetitif mungkin tapi tanpa target atau target jelas. Sejauh ini, saya menikmati. Saya tahu ada pertanyaan berulang soal usia saya, tapi saya terkejut karena sudah setua itu,” juara dunia F1 dua kali itu mengungkapkan.

Baca Juga:

“Apa yang ingin saya lakukan adalah menguji diri sendiri dan mencoba membantu tim dalam momentum penting, saat transisi dari Renault ke Alpine. Masa depan cerah menanti tim ini di tahun-tahun berikutnya dan dengan regulasi baru.

“Saya di sini membantu tim dengan pengalaman dan pengetahuan yang saya kumpulkan selama bertahun-tahun. Saya mencoba membangun momentum dalam tim. Saya sangat sneang and mempertimbangkan sukses kalau kami tumbuh menuju atas bersama-sama, tim dan saya, di musim berikutnya dan jadi penantan secepatnya.” 

dibagikan
komentar

Video terkait

Russell Merepresentasikan Suara Pembalap Muda di GPDA

Artikel sebelumnya

Russell Merepresentasikan Suara Pembalap Muda di GPDA

Artikel berikutnya

Ocon Tatap Seri Pembuka F1 2021 dengan Optimis

Ocon Tatap Seri Pembuka F1 2021 dengan Optimis
Muat komentar