Alonso: Jangan terlalu cepat puas

dibagikan
komentar
Alonso: Jangan terlalu cepat puas
Pablo Elizalde
Oleh: Pablo Elizalde
Diterjemahkan oleh: Aditya Gagat
2 Okt 2016 12.12

Fernando Alonso menginginkan timnya agar tidak terlalu cepat puas, meskipun hasil positif yang diraih di GP Malaysia.

Fernando Alonso, McLaren MP4-31
Fernando Alonso, McLaren MP4-31
Jenson Button, McLaren MP4-31
Fernando Alonso, McLaren MP4-31
Jenson Button, McLaren MP4-31 and Kimi Raikkonen, Ferrari SF16-H at the start of the race
Jenson Button, McLaren MP4-31
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W07 Hybrid leads at the start of the race

Pembalap Spanyol itu harus memulai balapan dari posisi terakhir setelah mendapat penalti 45-grid. Penalti itu didapat setelah ia melakukan pergantian mesin. Namun, Alonso mampu tampil impresif dan finis di peringkat ketujuh.

Uniknya, raihan Alonso – start dari P22 dan finis di P7 – merupakan raihannya yang kedua kali setelah mendapatkan hasil yang sama di GP Belgia.

Alonso mengatakan dirinya senang dengan progres McLaren, tetapi ia tetap yakin bahwa tim yang berbasis di Woking itu masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Kami memang mengalami kemajuan, tetapi di saat yang sama, enam mobil di depan kami masih di luar jangkauan kami. Jadi kami memang hanya mampu finis di peringkat ketujuh,” ujar Alonso.

“Dan hasil ini kami dapat setelah insiden yang dialami oleh Hamilton dan Vettel, jadi dalam kondisi normal, kami hanya mampu finis di peringkat sembilan. Kita tidak boleh terlalu cepat puas dengan hasil ini, kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dikerjakan.”

Ia menambahkan: “Kami naik beberapa peringkat di stint pertama, dan kami sebenarnya cukup terkejut dengan posisi kami saat itu. Ada perdebatan antara kami terkait strategi yang digunakan, tetapi pada akhirnya semuanya berjalan dengan baik dan kami dapat mendulang poin bagi tim.”

Rekan satu timnya, Jenson Button, yang melakoni balapan F1-nya yang ke-300, juga finis di dalam zona poin di posisi kesembilan. Tetapi pembalap Inggris Raya itu kehilangan dua posisi setelah disalip Fernando Alonso dan Nico Hulkenberg setelah keduanya mampu melakukan pitstop saat periode Virtual Safety Car.

“Pada awalnya semuanya terlihat berjalan dengan baik. Hulkenberg dan Fernando melakukan strategi tiga stop di belakang mobil saya,” ujar Button. “Kami melakukan strategi dua stop dan semuanya terlihat berjalan dengan baik sampai periode Virtual Safety Car diberlakukan dua lap setelah saya melakukan pitstop.

“Saat periode Virtual Safety Car, anda dapat memangkas waktu 15 detik dengan melakukan pitstop. Jadi mereka berdua dapat keluar pit di depan saya. Cukup disayangkan, tetapi itulah yang terjadi.”

Artikel Formula 1 berikutnya
Vettel dijatuhi penalti 3 grid di GP Jepang

Artikel sebelumnya

Vettel dijatuhi penalti 3 grid di GP Jepang

Next article

Haas didenda 5.000 euro atas insiden Gutierrez

Haas didenda 5.000 euro atas insiden Gutierrez
Load comments