Formula 1
R
GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
66 hari
Selengkapnya:

Alonso Realistis soal Peluang bersama Alpine

Fernando Alonso kembali Kejuaraan Dunia Formula 1 pada 2021 setelah mundur pada akhir 2018. Meskipun begitu, juara dunia dua kali itu realistis soal hasil lombanya nanti.

dibagikan
komentar
Alonso Realistis soal Peluang bersama Alpine

Alonso sempat membuat timnya, Alpine F1, waswas setelah kecelakaan sepeda yang membuat rahangnya retak, belum lama ini. Tetapi, setelah keluar dari rumah sakit, Selasa (16/2/2021) lalu, Alonso optimistis bisa turun pada tes pramusim di Bahrain, 12-14 Maret nanti.

Kepada majalah Formula 1, kampiun F1 2005 dan 2006 itu belum bisa bicara banyak soal peluangnya di Kejuaraan Dunia Formula 1 2021 sampai tes di Bahrain nanti.

“Saya belum memikirkan soal itu. Mungkin setelah tes pertama nanti kami bisa memprediksi bakal seperti apa lomba perdana. Kini, saya belum punya gambaran apa-apa,” ucap pemenang 32 lomba dan 97 podium dari 311 kali turun di F1 tersebut.

Alonso menjelaskan, ia dan Alpine akan tetap realistis. Maklum, meskipun ada beberapa perubahan tahun ini, namun itu tidak drastis. Jadi, performa tim-tim tidak akan terlalu jauh berbeda dibanding tahun lalu.

Baca Juga:

“Saya kira Mercedes akan tetap terdepan. Lalu, ada Red Bull Racing. Setelah itu, beberapa tim akan berduel ketat. Alpine akan berada di grup tersebut dan akan menarik untuk melihat siapa yang paling adaptif dengan regulasi baru,” ucap Alonso.

Pembalap asal Spanyol, 39 tahun, itu menjelaskan, Alpine mampu bersaing untuk merebut posisi keenam atau ketujuh di grid, atau 15 yang termudah. “Tugas kami adalah bertarung untuk finis minimal di 10 besar,” ujar peraih 22 pole position di F1 itu.

Dalam beberapa bulan terakhir, Alonso sudah sempat tes dengan sasis Renault (nama Alpine musim lalu) 2018 dan R.S.20 yang dipakai Daniel Ricciardo (kini di McLaren) dan Esteban Ocon merebut tiga podium di F1 2020 lalu.

Tetapi, karena sudah menghabiskan dua tahun mengendarai berbagai jenis mobil mulai IndyCar sampai Reli Dakar, Fernando Alonso juga belum tahu seberapa cepat ia untuk mampi kembali cepat di atas mobil F1.

“Saya pernah bilang bahwa mobil 2020 lebih cepat daripada yang saya bayangkan. Saya harus beradaptasi misal soal titik pengereman dan kecepatan di tikungan. Mungkin sedikit soal bagaimana saat masuk tikungan,” tutur Fernando Alonso.

“Dua lomba terakhir saya adalah Indy dan Dakar. Menikung dengan mobil berpenggerak roda 4x4 dengan melibas Tikungan 1 di Sirkuit Barcelona dengan mobil F1 itu ibarat bagai langit dan bumi.”

Fernando Alonso mengendarai Renault R.S.20 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Desember lalu, setelah F1 musim 2020 berakhir.

Fernando Alonso mengendarai Renault R.S.20 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Desember lalu, setelah F1 musim 2020 berakhir.

Foto oleh: Renault Sport

 

Brown: Kami Perjuangkan Tutup Gap dengan Mercedes

Artikel sebelumnya

Brown: Kami Perjuangkan Tutup Gap dengan Mercedes

Artikel berikutnya

Lima Tahun Lagi, Madrid Punya Sirkuit untuk F1 dan MotoGP

Lima Tahun Lagi, Madrid Punya Sirkuit untuk F1 dan MotoGP
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Fernando Alonso
Tim Alpine
Tag fernando alonso , alpine , formula 1
Penulis Tri Cahyo Nugroho