Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Reactions
Formula 1 F1 GP Arab Saudi

Fernando Alonso Sulit Percaya Baru Dapat Dua Poin

Balapan Fernando Alonso berakhir lebih cepat di GP Arab Saudi. Pilot veteran Alpine ini kecewa karena baru mampu mencetak dua poin dalam dua putaran pertama F1 2022.

Fernando Alonso, Alpine F1 Team, is interviewed after Qualifying

Fernando Alonso tiba di Arab Saudi dengan niat mencetak lebih banyak angka setelah finis kesembilan dalam Grand Prix Bahrain. Namun, masalah teknis pada mobil membuatnya harus mundur dari race.

Juara dunia dua kali F1 itu start dari posisi ketujuh di grid Sirkuit Corniche Jeddah, dan ia bahkan mampu mengungguli Mercedes milik George Russell. Tetapi rekan setimnya, Esteban Ocon, menghalanginya di Tikungan 1, sehingga tidak dapat menyalip pembalap Inggris tersebut.

Setelah tahap awal, Alonso mendekati Ocon sampai mendapat slipstream. Lalu saat berusaha menyalip, rekannya itu mendorong pilot asal Spanyol ke dekat dinding pembatas. Selepas duel sengit tersebut, tim meminta terus Ocon menahan posisinya.

Saat situasi kembali tenang, Fernando Alonso menunjukkan kecepatan yang lebih unggul daripada Ocon, dan terlibat pertarungan posisi kedelapan dengan Kevin Magnussen (Haas), ketika balapan dilanjutkan usai Safety Car yang disebabkan kecelakaan Nicholas Latifi (Williams).

Baca Juga:

Pada momen itu, saat Alonso bersiap melakukan manuver, mobil A522 miliknya mulai kehilangan tenaga yang membuat sang pilot terpaksa harus mengakhiri balapan di Jeddah dengan hanya 10 lap tersisa.    

“Kami masih menyelidiki apa yang terjadi karena mobil berhenti dan kami tiba di pit lane praktis dalam keadaan diam. Sebenarnya itu mengecewakan sebab balapan berjalan dengan sangat baik,” ujar Alonso kepada DAZN setelah turun dari mobilnya.

“Saya memiliki kecepatan yang baik, ban terasa bagus. Kemarin (kualifikasi) kebetulan saya finis ketujuh karena ada orang yang memakai ban bekas di Q3 mencoba lebih cepat, jadi (posisi) kelima seharusnya bisa menjadi nyata.”  

Fernando Alonso, Alpine A522, Esteban Ocon, Alpine A522

Fernando Alonso, Alpine A522, Esteban Ocon, Alpine A522

Foto oleh: Steven Tee / Motorsport Images

Alonso terlibat pertarungan tiga arah dengan Ocon dan juga Valtteri Bottas (Alfa Romeo), sesuatu yang membuatnya kehilangan waktu dari Russell, yang berhasil lolos lebih dari 10 detik di urutan keenam.

“Kami melihat mobil saya sedikit lebih cepat, berjalan dengan baik, dan kami kehilangan posisi keenam, yang merupakan banyak poin. Di Bahrain juga, jadi dua balapan, dua masalah, tetapi kecepatannya ada. Setidaknya kami bisa puas dalam hal itu,” ia menuturkan.

Tentang pertarungannya dengan rival dan rekan setimnya, Alonso berkomentar, “Itu membuat kami kehilangan waktu, tetapi di Bahrain kami juga bertarung di tahap awal. Kami memiliki strategi berbeda (dengan Ocon), dan (di Jeddah) kami sama. Mobil melaju sedikit lebih cepat.

“Saya mencoba melewatinya dan kemudian fokus pada Bottas, karena saya pikir saya punya sedikit lebih banyak kecepatan. Kami sudah memikirkan GP Australia, kami kehilangan angka di Bahrain dan di sini. Dengan performa dalam dua akhir pekan, sulit dipercaya kami hanya memiliki dua poin.

“Saya pikir feeling-nya lebih baik dibandingkan hasil yang diraih (dalam GP Arab Saudi). Jadi mari lihat apakah kami memiliki lebih banyak keberuntungan pada Grand Prix berikutnya,” tambah Alonso.

 

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Pierre Gasly: Ini Lap Paling Menyakitkan Sepanjang Karier Saya
Artikel berikutnya Carlos Sainz Desak FIA Buat Keputusan Cepat

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia