Alonso Teruskan Tradisi Tukar Helm dengan Para Rival

Juara dunia F1 dua kali Fernando Alonso mengatakan para pembalap jet darat saat ini tidak keberatan untuk bertukar helm dengannya.

Alonso Teruskan Tradisi Tukar Helm dengan Para Rival

Fernando Alonso memiliki museum sendiri di Spanyol. Ada banyak memorabilia di dalamnya, dari mobil gokart, Formula 1 hingga LMP1. Semua tentu yang pernah dikemudikannya.

Selain itu, ada juga koleksi trofi dan penghargaan, yang telah diraih pembalap Tim Alpine F1 tersebut sepanjang kariernya, sampai perlengkapan balap seperti helm.

Tentu saja tak hanya barang-barang pribadi milik Alonso yang dipajangnya, namun juga benda yang pernah dipakai rival-rivalnya saat race, di antaranya helm dan sarung tangan.

Sepanjang F1 2021, Alonso pun telah bertukar helm dengan banyak pembalap Formula 1 (F1), yang mayoritas adalah juniornya. Baru-baru ini ia barter dengan Antonio Giovinazzi dan Lando Norris dalam Grand Prix (GP) Austria.

Sebelumnya, peraih gelar juara F1 2005 dan 2006 tersebut telah bertukar helm balap dengan Nicholas Latifi, George Russell, serta rookie kontroversial, Nikita Mazepin.

Baca Juga:

"Helm merupakan sesuatu yang tak terbatas dan masih ada beberapa pembalap F1 yang belum sempat saya dapatkan (helmnya). Saya berharap bisa menyelesaikan semuanya tahun ini," ujar Alonso soal tradisinya bertukar helm.

Pembalap 39 tahun itu pun mengungkapkan satu-satunya mobil yang belum ada di dalam museumnya adalah Cadillac DPi-V R, yang dikendarainya ketika memenangi Daytona 24 Hours 2019.

"Dari sisi mobil, satu-satunya kepingan yang hilang saat ini adalah Daytone 24 Hours. Tetapi dijadwalkan tiba pada akhir tahun (2021)," Alonso mengungkapkan.

"Sejauh ini semuanya sangat bagus, dan seluruh mobil yang (pernah) saya gunakan dalam karier saya lengkap (di museum)," kata pembalap yang telah melakoni lebih dari 300 race F1 itu.

Sekarang, Alonso tengah menjalani comeback dalam Formula 1 setelah sempat mundur akhir musim 2018. Setelah sembilan balapan 2021, ia berada di posisi ke-11 klasemen dengan 20 poin.

 

dibagikan
komentar
F1 dan MotoGP Australia 2021 Akan Dibatalkan

Artikel sebelumnya

F1 dan MotoGP Australia 2021 Akan Dibatalkan

Artikel berikutnya

Gasly Minta AlphaTauri Tinjau Ulang Masalah Strategi

Gasly Minta AlphaTauri Tinjau Ulang Masalah Strategi
Muat komentar