AlphaTauri 2020 Lewati Sukses 2008 bersama Vettel

Franz Tost mengungkapkan, sukses AlphaTauri pada 2020 melewati pencapaian di 2008 bersama Sebastian Vettel yang sebelumnya menjadi musim terbaik mereka di Kejuaraan Dunia Formula 1.

AlphaTauri 2020 Lewati Sukses 2008 bersama Vettel

Setelah resmi mengubah nama Scuderia Toro Rosso mulai Kejuaraan Dunia Formula 1 2020, AlphaTauri mampu merebut kemenangan kedua sepanjang 15 tahun sejarah tim setelah Pierre Gasly memenangi GP Italia pada 6 September lalu di Sirkuit Monza.

Performa para pembalap AlphaTauri terbilang impresif di F1 2020 lalu. Selain kemenangan Gasly, rekan setimnya, Daniil Kvyat, nyaris naik podium setelah finis P4 di Sirkuit Imola pada GP Emilia Romagna, 1 November lalu.

AlphaTauri pun mengakhiri F1 2020 dengan finis di P7 klasemen konstruktor. Dengan mengoleksi 107 poin, mereka hanya terpaut 24 poin dari Scuderia Ferrari di P6. Jumah itu juga menjadi poin tertinggi sepanjang sejarah AlphaTauri (dan Toro Rosso).  

Kehebatan AlphaTauri di F1 2020 lalu pun langsung dibanding-bandingkan dengan salah satu musim terbaik mereka dalam sejarah F1, pada 2008.

Baca Juga:

Kemenangan Gasly di Monza lalu pun juga dikait-kaitkan dengan Sebastian Vettel saat menjadi pembalap termuda pemenang lomba F1 pada 2008. Menariknya, kemenangan pertama AlphaTauri lewat Vettel itu juga terjadi di Monza.

Musim 2008 itu, AlphaTauri finis di P6 klasemen akhir konstruktor. Peringkat yang sama direbut saat terakhir menggunakan nama Toro Rosso, F1 2019.

Vettel sendiri kemudian ditarik ke tim induk AlphaTauri, Red Bull Racing. Berikutnya, sejarah menuliskan nama Vettel dan Red Bull sebagai juara dunia F1 (pembalap dan konstruktor) empat kali beruntun pada 2010, 2011, 2012, dan 2013.

Meskipun, Prinsipal Tim AlphaTauri, Franz Tost – yang sudah menjadi bos Toro Rosso saat Vettel merebut kemenangan pertamanya pada 2008 – merasa pencapaian timnya pada F1 2020 sudah melewati sukses tim pada 2008.

Franz Tost, Team Principal, AlphaTauri

Franz Tost, Team Principal, AlphaTauri

Foto oleh: Andy Hone / Motorsport Images

“Tidak ada yang menampik bila 2008 menjadi musim yang fantastis khususnya untuk Vettel di Monza. Tetapi, kami tidak pernah merebut hasil finis bagus sebanyak musim 2020, sebelumnya,” tutur Tost. 

Statistik menunjukkan, AlphaTauri memang tidak hanya mampu menang di Monza. Kvyat mampu P4 di Imola, Gasly P5 di Portugal. “Kami juga mampu finis P6 di Jerman dan Bahrain serta P7 di Austria, Inggris, dan Mugello (semua dibuat Gasly),” ucap Tost.  

“Jadi, kami tidak hanya memiliki satu balapan fantastis. Kami juga mampu menorehkan banyak hasil bagus dan itu yang membuat musim 2020 lebih baik daripada 2008.” 

Lebih jauh Tost juga memuji cara kerja tim AlphaTauri di markas mereka di Faenza, Italia, yang mampu menyesuaikan dengan perkembangan yang dilakukan Gasly.

“Di Faenza, tim desain dan produksi mampu bekerja bagus hingga membuat kami kuat di beberapa aspek sekaligus. Cara kerja di trek juga kian bagus. Kami juga memiliki dua pembalap hebat. Level Gasly kini sudah berbeda, di atas. Karena itu kami optimistis,” kata Tost.

Hasil kerja tim di Faenza juga terlihat dari sisi mobil. Sasis AlphaTauri AT01 yang mengusung power unit Honda RA620H 1.6 V6 t mampu berperforma konsisten sepanjang 17 balapan musim lalu.

“Ditambah paket aerodinamika yang kami upgrade, kami optimistis memiliki gambaran yang tepat untuk menatap musim depan dengan baik,” kata Franz Tost.

 

dibagikan
komentar
Rangkaian Problem Bikin Renault Bangkit di Paruh Kedua F1 2020

Artikel sebelumnya

Rangkaian Problem Bikin Renault Bangkit di Paruh Kedua F1 2020

Artikel berikutnya

Bottas Identifikasi PR Besar agar Bisa Hentikan Hamilton

Bottas Identifikasi PR Besar agar Bisa Hentikan Hamilton
Muat komentar