Analisis teknis Giorgio Piola

Analisis teknis ringkas: Sayap depan Sauber

Paket aerodinamis baru Sauber akan mendapatkan ujicoba downforce besar pertama pada akhir pekan ini di Singapura.

Paket ini yang diperkenalkan di Belgia, hampir pasti akan dipasangkan dengan spesifikasi sayap belakang versi terbaru dari yang pernah di gunakan di Silverstone.

Suntikan finansial dari Longbow Finance telah berefek secara langsung pada tim desain di Hinwil, yang kesulitan untuk mengeluarkan komponen baru untuk mobil sampai kedatangan Longbow Financal ini.

Selain itu, beberapa orang ternama yang telah di rekrut untuk tim engineering, dengan mantan engineer Williams dan Toro Rosso yaitu Xevi Pujolar yang menjadi kepala rekayasa di lintasan, sementara Ruth Buscombe, mantan karyawan Ferrari dan Haas, bergabung dengan tim sebagai engineer strategi.

Sayap depan C35, yang memiliki desain seperti Red Bull, datang dalam dua format untuk Singapura, dengan ujung dari sirip di sayap depan yang mendapat perlakukan berbeda.

Sejauh ini, tim telah berjalan dengan ujung sirip lebih panjang (bagian atas) namun, dengan tantangan yang berbeda yang perlihatkan oleh sirkuit Marina Bay, Sauber dapat memilih untuk ujung sirip lebih pendek yang ditampilkan pada bagian bawah dari dua sayap dari gambar di atas.

Perubahan di ujung profil sirip ini adalah reaksi terhadap permintaan untuk downforce ekstra, karena hal ini kemungkinan akan mengubah bentuk dan arah Y250 vortex yang dialirkan dari titik antara bagian bilah sayap dan bagian netral di bawah ini.

Mengubah arah dan kepulan udara harus meningkatkan bentuk dari struktur aliran udara lainnya untuk memaksimalkan downforce.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Event GP Singapura
Sub-event Kamis
Trek Singapore Street Circuit
Tipe artikel Analisis
Topik Analisis teknis Giorgio Piola