Analisis teknis Giorgio Piola
Topik

Analisis teknis Giorgio Piola

Analisis teknis ringkas: Sirip sasis Ferrari SF16-H

dibagikan
komentar
Analisis teknis ringkas: Sirip sasis Ferrari SF16-H
Giorgio Piola
Oleh: Giorgio Piola
Co-author: Matt Somerfield
Diterjemahkan oleh: Ibrahim Haddad
16 Sep 2016 08.58

Ferrari SF16-H tampil lebih simpel pada dua balapan terakhir yang berlangsung dengan kecepatan tinggi di Belgia dan Italia, mencari cara untuk meningkatkan kecepatan mobil SF16-H di trek lurus.

Sistem as roda tiup itu tidak digunakan dahulu dan hilang saat sirip chassis diperkenalkan di Silverstone, saat tim berusaha untuk mengubah struktur aero yang sedang dikembangkan pada bagian depan mobil.

Untuk Singapura, sirkuit jalan yang menuntut lebih banyak downforce, tim telah memasang kembali sirip sasis dan menggunakan kembali as roda tiup, yang tidak hanya akan menggeser beban aerodinamis tetapi juga membuat stabil struktur aerodinamis yang meningkatkan jumlah downforce yang dihasilkan.

Sirip digunakan untuk membantu mengarahkan Y250 vortex yang penting, dialirkan dari bagian depan sayap depan, mengubah bentuk dan posisi vortex untuk meningkatkan performa arah aliran udaranya.

Artikel Formula 1 berikutnya
Massa pertimbangkan DTM, WEC atau Formula E untuk 2017

Artikel sebelumnya

Massa pertimbangkan DTM, WEC atau Formula E untuk 2017

Next article

Analisis teknis: Bagaimana bentuk sayap bergelombang bisa mengurangi drag

Analisis teknis: Bagaimana bentuk sayap bergelombang bisa mengurangi drag
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Singapura
Lokasi Singapore Street Circuit
Penulis Giorgio Piola
Tipe artikel Analisis