Analisis: Tunjukan performa konsisten di Mercedes, Bottas tepis keraguan

Mungkin Valtteri Bottas saat ini berada di bawah Lewis Hamilton dalam raihan poin klasemen, namun statistik menunjukan jika performa pembalap Finlandia ini sangat menonjol sejak bergabung dengan Mercedes di musim ini.

Sebelum musim ini dimulai, Bottas tentu menyadari jika ia menanggung beban berat untuk membuktikan pantas menjadi pengganti Nico Rosberg yang memutuskan pensiun setelah meraih gelar juara dunia di 2016 lalu.

Sejauh ini, mengesampingkan insiden “melintir” di Tiongkok dan mengakui ia “bisa melakukan pekerjaan dengan baik” jika bisa menghindari tabrakan di tikungan pertama di Spanyol, Bottas tampil cukup kuat – namun ia tertinggal 29 poin dari Hamilton di klasemen pembalap.

Namun, setidaknya 15 poin hilang karena mesinnya meledak saat berada di posisi ketiga di GP Spanyol, dan ia berhasil meraih kemenangan pertamanya di F1 dalam start keempatnya bersama Mercedes di Rusia.

Statistik menunjukan jika performa Bottas dalam awal karirnya di Mercedes, dengan kontrak yang berdurasi hanya setahun menyimpan beberapa fakta menarik.

Dalam balapan dimana Hamilton dan Bottas bisa finis, pembalap Inggris ini mengalahkan rekan setimnya 3-2 dan di kualifikasi mereka tampil imbang dengan skor 3-3.

Jika mengambil lap tercepat dari semua sesi sepanjang akhir pekan dalam enam balapan pertama di musim ini, dikonversi menjadi persentasi, dan angka 100% mewakili waktu yang paling cepat, menunjukan jika Bottas memimpin perolehan ini.

Komparasi waktu tercepat dalam 6 balapan terakhir (%)

Pembalap AUS CHI BAH RUS SPA MON Avg.
Bottas +0.356 +0.204 100 +0.075 +0.283 +0.062 100.163
Vettel +0.326 +0.203 +0.538 100 +0.064 +0.060 100.199
Hamilton 100 100 +0.026 +0.607 100 +1.457 100.348
Raikkonen +1.028 +0.504 +0.899 +0.063 +0.366 100 100.477

Ketika Mercedes kesulitan untuk mengoptimalkan kinerja ban Pirelli, terutama dengan ban ultrasoft dalam rentang waktu pengoperasian yang tepat di Monako, Bottas mampu tampil lebih baik dibandingkan Hamilton.

Bottas hanya lebih lambat 0,045 detik dari pole dan menyelesaikan balapan di posisi keempat, sementara itu Hamilton berjuang dari posisi start ke-14 untuk mengamankan posisi ketujuh di akhir balapan.

Bos tim Mercedes, Toto Wolff mengatakan: “Mengingat fakta jika kami tidak bisa membuat ban bekerja dengan optimal, tentu akhir pekan yang luar biasa [bagi Bottas].

"Kami menganalisisnya berulang-ulang dan saya rasa ia bisa mengungguli laju mobil selama akhir pekan ini, jadi semua pujian layak ditujukan kepadanya.

"Ketika Anda memiliki mobil yang lebih lambat dan berada dalam posisi yang tidak menguntungkan, ia melakukan pekerjaan sangat baik dan mengamankan poin di posisi keempat. Saat di bawah tekanan, ia tampil bagus – ditunjukkan dengan Sebastian saat di Sochi.

“Ia jauh lebih berkembang, dengan sikap yang baik. Ia tetap tenang dan saya sangat senang bekerja sama dengannya."

Bottas tampaknya juga semakin percaya diri dan berharap bisa terus berkembang dalam 14 seri yang tersisa.

"Yang memberi saya kepercayaan diri adalah musim ini masih tersisa 75%," katanya.

"Masih tersisa banyak balapan, besarnya kemungkinan untuk meraup banyak poin dan berusaha untuk tampil lebih baik dan tetap berkembang.

"Jelas jarak poinnya lebih besar dari yang saya harapkan, tapi itu baru permulaan - segalanya bisa berubah dengan cepat."

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Valtteri Bottas
Tim Mercedes
Tipe artikel Breaking news