Michael Andretti Buka Suara soal Kegagalan Akuisisi Alfa Romeo

Michael Andretti membantah rumor jika rencananya memasuki Formula 1 dengan mengakuisisi Tim Alfa Romeo yang dimiliki Sauber terkendala dan akhirnya batal gara-gara masalah finansial.

Michael Andretti Buka Suara soal Kegagalan Akuisisi Alfa Romeo

"Saya ingin mengakhiri beberapa isu bahwa kesepakatan gagal karena alasan keuangan. Tidak benar. Tidak ada hubungannya dengan itu,” kata Michael Andretti, CEO Andretti Autosport, disela-sela pengumuman Devlin DeFrancesco yang akan menjadi entri keempat tim pada IndyCar 2022.

"Pada dasarnya (batal) karena masalah kontrol tim yang terjadi pada jam-jam terakhir negosiasi. Itulah yang (sebenarnya) menggagalkan kesepakatan.

"Saya selalu mengatakan jika kesepakatan itu tidak sesuai (ekspektasi), kami tidak akan melakukannya, dan pada akhirnya itu tak seperti harapan. Jadi kami terus mencari peluang lain,” ucapnya.

"Sayangnya, setelah 11 jam negosiasi, masalah kontrol berubah, dan itu adalah kesepakatan yang harus kami tinggalkan karena kami tidak bisa menerimanya.

“Saya selalu mengatakan bahwa kami hanya akan melakukannya jika itu sesuai untuk kami, dan pada akhirnya itu tidak tepat bagi kami,” Andretti menambahkan.

Baca Juga:

Saat ditanyakan oleh AP untuk mengklarifikasi apakah maksudnya Andretti Autosport diharapkan hanya untuk membeli (tim) dan tidak mengendalikannya, Andretti mengangguk dan membenarkannya.

Michael Andretti, yang mencatatkan 42 kemenangan di IndyCar, untuk pertama kalinya secara terbuka mengonfirmasi bahwa mempromosikan Colton Herta dari ajang balap mobil open-wheel Amerika Serikat ke Formula 1 memang menjadi bagian dari rencana ekspansinya.

“Sebenarnya, jika kami mendapatkan tim (F1), (Herta) akan menjadi pembuka kami dalam tujuan untuk membawa pembalap Amerika. Dia akan menjadi orang yang sempurna untuk melakukannya,” kata Andretti.

“Maksud saya, kami pasti akan mencoba menempatkannya di tim karena saya yakin dia bisa menjadi pembalap kompetitif di Eropa. Saya percaya itu. Tak ada alasan mengapa dia tidak mau,” tutur pria yang memenangkan CART PPG IndyCar World Series pada 1991 tersebut.

Colton Herta, Andretti Autosport Honda

Colton Herta, Andretti Autosport Honda

Foto oleh: Phillip Abbott / Motorsport Images

Andretti juga setuju bahwa ada banyak antusiasme di F1 untuk menyambut kehadiran pilot Amerika dan kembalinya Andretti, tetapi Liberty tidak terlibat secara aktif dalam upaya mewujudkannya.

"Liberty? Tidak (terlibat aktif). Saya pikir mereka akan menyukainya, tentu saja, karena mereka benar-benar mendorong pasar Amerika, tetapi mereka tidak melakukan apa pun untuk membantu kami. Saya pikir itu akan menjadi cerita besar. Sayang sekali itu tidak berhasil. Tapi, saya tidak menyerah,” ucapnya.

"Mata kami akan selalu terbuka. Kami akan selalu mencari peluang di sana (F1). Tidak hanya di sana, tetapi di ajang balap lainnya juga. Itulah yang kami lakukan. Kami berada di bisnis balap, dan kami selalu mencari peluang untuk berkembang.

"Namun, ketika kami melakukan ekspansi, kami harus memastikan bahwa itu adalah kesepakatan yang tepat bahwa kami tahu kami dapat bersaing karena itu sangat penting untuk perusahaan kami, untuk menjadi kompetitif dalam apa pun yang kami lakukan," tutur pria 59 tahun tersebut.

Andretti juga mengkonfirmasi bahwa jika Herta dipindahkan ke Formula 1, maka juara Indy Lights 2021 Kyle Kirkwood akan mengambil tempatnya dalam line-up tim IndyCar mereka.

*Artikel ini dibuat oleh M. Fadhil Pramudya P yang sedang menjalani magang.

 

dibagikan
komentar
5 Kuda Hitam dalam F1 GP Meksiko
Artikel sebelumnya

5 Kuda Hitam dalam F1 GP Meksiko

Artikel berikutnya

Jalur Cepat Yuki Tsunoda Menapak Tangga Formula 1

Jalur Cepat Yuki Tsunoda Menapak Tangga Formula 1
Muat komentar