Antonio Giovinazzi Optimistis Bisa Comeback ke F1

Meski tersingkir dari grid Formula 1 2022, Antonio Giovinazzi rupanya tak putus asa. Sang pembalap Italia masih menyimpan harapan kembali balapan jet darat.

Antonio Giovinazzi Optimistis Bisa Comeback ke F1

Setelah tiga tahun mengarungi kejuaraan dunia F1, Giovinazzi harus mengucapkan selamat tinggal, setelah kontraknya tidak diperpanjang Alfa Romeo. Tim memilih Valtteri Bottas dan merekrut Guanyu Zhou.

Pada musim pertamanya bersama Alfa Romeo, Giovinazzi menunjukkan performa baik. Mengantongi 14 poin untuk bertengger di peringkat ke-17 klasemen akhir pembalap. Namun, dua tahun berselang, kinerjanya menurun.

Terlepas dari peningkatan yang diperlihatkannya sepanjang paruh kedua F1 2021, Giovinazzi gagal mengamankan kursinya. Hanya tiga poin yang mampu dicetaknya, menempatkannya di peringkat ke-18.

Walau telah resmi diumumkan bakal berpartisipasi dalam Formula E sebagai driver Dragon Penske pada 2022, Giovinazzi tak percaya perjalanannya di F1 berakhir begitu saja. Dia fokus untuk comeback musim 2023.

Antonio Giovinazzi, Alfa Romeo Racing C41

Antonio Giovinazzi, Alfa Romeo Racing C41

Foto oleh: Simon Galloway / Motorsport Images

“Saya pergi sekarang,” ucapnya mengutip laman Formula1.com.

“Saya mengunggah gambar pertama saya di mobil F1 ketika saya berusia tiga tahun di akun media sosial saya. Gambar terakhir (di F1) bukan tahun ini. Kami melihat sudah banyak pembalap yang berhenti selama satu tahun dan kembali, seperti Esteban Ocon dan Alex Albon.

“Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di F1. Untuk saat ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang dan penggemar yang telah mendukung saya, serta kepada semua pembalap di F1 yang mengirimi saya pesan. Ini adalah tiga tahun yang hebat.”

Desember lalu, Ferrari mengumumkan penunjukan Giovinazzi sebagai pembalap cadangan. Nantinya, dia akan berbagi peran tersebut dengan Mick Schumacher di F1 2022, untuk 11 dari 23 balapan.

Baca Juga:

Menjadi reserve driver tentunya akan memungkinkan Giovinazzi untuk tetap hadir di paddock Formula 1, saat memulai debut di kejuaraan dunia balap mobil listrik Formula E pada tahun ini.

“Saya (saat ini) masih menjadi bagian dari keluarga Ferrari. Kami mencoba untuk memiliki hal yang sama tahun depan. Penting untuk tetap di sini dan melihat apakah ada peluang musim 2023. Kami mencari ini, dan saya akan senang untuk melanjutkannya,” tuturnya.

“Ferrari telah menjadi keluarga pertama saya di F1. Mereka membawa saya dari F2 dan memberi saya kesempatan pertama untuk bergabung dengan tim di F1. Bagi saya itu bagus jika saya masih di sana bersama mereka tahun depan. Itu salah satu targetnya.”

dibagikan
komentar
Hamilton dan Verstappen Dominasi Statistik F1 2021
Artikel sebelumnya

Hamilton dan Verstappen Dominasi Statistik F1 2021

Artikel berikutnya

Lewis Hamilton Sulit Patahkan Rekor-rekor Schumi Ini

Lewis Hamilton Sulit Patahkan Rekor-rekor Schumi Ini
Muat komentar