Bos Aston Martin Akui Sulit Perjuangkan Posisi Tiga Besar

Prinsipal Aston Martin, Otmar Szafnauer, mengatakan timnya harus realistis dengan apa yang mereka bisa capai di Formula 1 2021.

Bos Aston Martin Akui Sulit Perjuangkan Posisi Tiga Besar

Setelah mengakhiri musim di posisi keempat dalam klasemen konstruktor F1 2020, Aston Martin yang merupakan proyek baru mengincar posisi tiga besar tahun ini.

Namun, performa yang tak kunjung menunjukkan peningkatan membuat Szafnauer merasa mereka harus berpikir realistis tentang apa yang bisa didapatkan tahun ini.

Terlebih, persaingan di papan tengah yang diramaikan oleh McLaren, Ferrari, Alpine dan AlphaTauri, juga semakin ketat.

Masing-masing tim tersebut rutin mencetak poin dalam empat balapan terakhir yang membuat posisi Aston Martin semakin sulit.

Tim yang berbasis di Silverstone, Inggris, itu baru mencatatkan lima poin yang didapatkan oleh Lance Stroll di Bahrain dan Imola.

Szafnauer merasa posisi ketiga dalam klasemen konstruktor rasanya terlalu jauh dan ia hanya berharap bisa mengakhiri musim di urutan lima besar.

“Sayangnya, saya pikir posisi ketiga terlalu jauh saat ini. Kami akan berjuang keras di papan tengah dan melihat seberapa jauh kami bisa melangkah. Kami akan sangat senang jika bisa berada di posisi terbaik pada akhir musim ini,” ujarnya.

Baca Juga:

Aston Martin kembali ke grid untuk pertama kalinya dalam 61 tahun setelah pemilik Racing Point berinvestasi pada pabrikan asa Inggris itu.

Kerja sama itu juga memutuskan mereka untuk menggunakan nama Aston Martin, menggantikan Racing Point yang digunakan dalam dua tahun terakhir.

Menggunakan nama Aston Martin dan didukung finansial yang kuat, mereka memiliki ambisi besar di F1 tahun ini.

Namun, Otmar Szafnauer menegaskan sulit untuk mencapai target pada musim ini. Tetapi, ia senang karena tak ada tekanan dari Stroll atau pemegang saham lainnya karena realistis dengan peluang mereka tahun ini.

“Tidak ada satu orang didalam tim yang senang dengan situasi kami saat ini,” ungkapnya.

“Kami harus berpikir realistis dengan apa yang bisa kami lakukan dengan aturan pembekuan yang berlaku. Kami akan mulai berjuang pada tahun depan ketika aturan berubah.

“Jadi, kami harus memahami situasinya dan melakukan yang terbaik dengan mobil yang kami miliki.

“Yang pasti selalu ada tekanan ketika Anda tidak mencapai apa yang Anda pikir akan Anda capai. Tapi seperti yang saya katakan, kami semua harus realistis dan melakukan apa yang kami bisa, tanpa mengorbankan program 2022.”

Ditanya oleh Motorsport.com apakah awal yang sulit di tahun ini memungkinkan Aston Martin mengalihkan lebih banyak sumber dayanya ke 2022 lebih awal dari yang diharapkan, Szafnauer mengatakan timnya tidak mengubah rencana aslinya.

“Tidak juga, kami memiliki rencana yang tidak pernah kami sesuaikan,” ucapnya.

“Tapi itu adalah rencana yang ditetapkan tahun lalu tentang seberapa jauh kami dapat mengembangkan mobil tahun ini. Kami masih bekerja sesuai rencana.”

Lance Stroll, Aston Martin AMR21

Lance Stroll, Aston Martin AMR21

Foto oleh: Erik Junius

dibagikan
komentar
Maylander Jelaskan Alasan Polisi Setop Safety Car di Monako

Artikel sebelumnya

Maylander Jelaskan Alasan Polisi Setop Safety Car di Monako

Artikel berikutnya

Honda Tetap Percaya Tsunoda

Honda Tetap Percaya Tsunoda
Muat komentar