Ayah Verstappen Khawatir Mercedes Kian Dominan

Max Verstappen hanya terpaut 14 poin dari Lewis Hamilton di puncak klasemen Kejuaraan Dunia Formula 1 2021. Namun, sang ayah, Jos Verstappen, memiliki pandangan lain.

Ayah Verstappen Khawatir Mercedes Kian Dominan

Berhasil memenangi tiga dari empat balapan F1 2021 menjadi awal sangat bagus bagi juara dunia tujuh kali (2008, 2014, 2015, 2017-2020) Lewis Hamilton musim ini.

Di sisi lain, rival terberat pembalap Tim Mercedes-AMG Petronas F1 tersebut, Max Verstappen (Red Bull Racing-Honda), sekali merebut kemenangan dan tiga posisi kedua. Seperti Hamilton, tahun ini Verstappen juga sekali merebut bonus poin (satu) dari fastest lap.

F1 2021 memang baru awal musim. Masih ada 19 balapan dengan maksimal 494 poin (475 dari total poin podium utama dan 19 dari fastest lap) yang bisa diperebutkan.

Kendati demikian, ayah Max, Jos Verstappen, mengaku mulai khawatir Mercedes akan kembali mendominasi F1. Pengalaman pada musim-musim sebelumnya menunjukkan hal yang tidak jauh berbeda dengan kondisi empat balapan awal tahun ini.

Sir Lewis Hamilton, Mercedes W12, berada di depan Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, dan Valtteri Bottas, Mercedes W12 pada lomba GP Spanyol 2021.

Sir Lewis Hamilton, Mercedes W12, berada di depan Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, dan Valtteri Bottas, Mercedes W12 pada lomba GP Spanyol 2021.

Foto oleh: Charles Coates / Motorsport Images

“Setelah tes musim dingin dan balapan pertama di Bahrain (28 Maret lalu), semua melihat Red Bull memiliki mobil yang sangat bagus. Tetapi Mercedes dengan cepat mampu membalikkan keadaan. Jangan pernah lupa bagaimana dominannya mereka tahun lalu,” ucap Jos Verstappen.

Mantan pembalap F1 yang aktif pada 1994-1998, 2000-2001, dan 2003 tersebut menambahkan, memang ada sejumlah perubahan pada aerodinamika dalam regulasi tahun ini. Tetapi secara keseluruhan Mercedes F1 W12 masih mobil yang sangat bagus.

“Anda bisa melihat Mercedes mobil yang paling baik dalam hal menjaga level keausan ban (tyre management). Saya juga melihat Max harus mengendarai RB16B melampaui limit untuk menandingi Mercedes yang berujung pada cepat ausnya ban,” ucap Jos Verstappen.

Meskipub begitu, pria 49 tahun yang melakoni 106 balapan F1 bersama tim Benetton, Simtek, Footwork, Tyrrell, Stewart, Arrows, dan Minardi itu menilai Red Bull masih jauh dari kata frustrasi.

Baca Juga:

“Mereka mengatakan F1 musim ini akan panjang dan berat. Secara pribadi, menurut saya Mercedes juga lebih cepat di kualifikasi. Namun, Max sejauh ini masih mampu mendekatinya,” ucap pria asal Belanda tersebut.

Jos Verstappen menegaskan, Red Bull Racing memang harus mengembangkan semua area yang masih memungkinkan. Hal itu harus cepat dilakukan agar gap dengan Mercedes tidak semakin besar.

“Red Bull Racing, Honda, (pemasok mesin), dan Max Verstappen, harus tidak boleh melewatkan hal sekecil apa pun demi sukses memenangi kejuaraan dunia tahun ini,” kata Jos Verstappen.

Mercedes merebut gelar juara dunia F1 tujuh tahun terakhir beruntun (2014, 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020) baik pembalap maupun konstruktor. Selain Lewis Hamilton, satu gelar pembalap lainnya direbut Nico Rosberg pada 2016.  

 

dibagikan
komentar
Baku Buka Peluang Jadi Tuan Rumah Sprint Qualifying
Artikel sebelumnya

Baku Buka Peluang Jadi Tuan Rumah Sprint Qualifying

Artikel berikutnya

Bottas Kurang Setuju dengan Pemangkasan Gaji Pembalap

Bottas Kurang Setuju dengan Pemangkasan Gaji Pembalap
Muat komentar