Balapan di Istanbul Park Tidak Mudah tetapi Max Verstappen Puas

Max Verstappen mampu finis kedua pada lomba Formula 1 Grand Prix Turki, Minggu (10/10/2021), sekaligus merebut kembali posisi puncak klasemen.

Balapan di Istanbul Park Tidak Mudah tetapi Max Verstappen Puas

Start dari grid kedua di Sirkuit Istanbul Park, pembalap Red Bull Racing Honda tersebut tidak mampu beranjak dari posisinya sampai balapan berdurasi 58 lap (309,396 km) tersebut berakhir.

Lintasan yang basah membuat pembalap asal Belanda tersebut berada di belakang Valtteri Bottas (Mercedes-AMG Petronas), peraih pole position yang akhirnya memenangi balapan, hampir di seluruh lomba. Verstappen bahkan tidak mampu memimpin balapan.

Kendati begitu, Verstappen mengaku puas dengan hasil finis podium kedua di Istanbul Park. Verstappen bertambah senang karena rekan setimnya, Sergio Perez menemaninya dengan naik podium ketiga di GP Turki.

Tambahan 18 poin membuatnya berhasil merebut kembali posisi puncak klasemen dari tangan Lewis Hamilton. Rekan setim Bottas tersebut kehilangan kesempatan finis di podium ketiga akibat beradu argumentasi dengan timnya terkait pergantian ban.

Kini, sang juara dunia yang sebelumnya unggul dua poin atas Verstappen, berbalik tertinggal enam angka di posisi kedua klasemen.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, melibas pit wall menjelang finis F1 GP Turki yang disambut kru timnya.

Max Verstappen, Red Bull Racing RB16B, melibas pit wall menjelang finis F1 GP Turki yang disambut kru timnya.

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

“Balapan ini tidak mudah, bahkan, terasa agak mengganggu buat saya. Trek kotor dan kami harus mampu mengatur level keausan ban, jadi, kami tidak bisa benar-benar menekan,” ujar Verstappen setelah balapan, seperti dikutip dari laman resminya.

“Pada akhirnya saya hanya mampu finis di belakang Valtteri, yang tampaknya sedikit lebih unggul daripada kami soal kecepatan. Mercedes juga terlihat agak lebih baik ketimbag kami soal penggunaan ban.

“Namun, saya tetap senang mampu naik podium kedua di GP Turki. Finis kedua dalam kondisi lomba yang bisa membuat pembalap begitu mudah membuat kesalahan, membuat saya benar-benar puas.”

Dengan hanya unggul enam poin atas Hamilton, Verstappen memang tetap tidak bisa bersantai menghadapi persaingan dengan pemegang tujuh gelar juara dunia (2008, 2014, 2015, 2017, 2018, 2019, 2020) tersebut.

Pasalnya, masih ada enam balapan ke depan dengan lomba berikutnya GP Amerika Serikat yang akan digelar di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, 22-24 Oktober mendatang. 

Baca Juga:

Persaingan Verstappen dengan Hamilton musim ini memang benar-benar sangat ketat dan panas. Dengan situasi Hamilton kehilangan posisi puncak setelah GP Turki, berarti sudah empat kali pemimpin klasemen berganti hanya dalam enam balapan terakhir!

Tidak hanya itu. Dengan Verstappen yang hanya unggul enam poin atas Hamilton di P2, berarti tidak ada pemimpin klasemen F1 yang mampu di atas dengan delapan poin lebih banyak, dalam delapan lomba terakhir beruntun.

Melihat ketatnya persaingan dengan Hamilton tersebut, Max Verstappen mengaku belum mau memikirkan soal gelar juara dunia. Ia hanya akan mencermati dan fokus pada balapan demi balapan.

“Saat ini sudah mulai memasuki akhir musim. Saya yakin balapan di Austin nanti juga akan seru. Kami mungkin akan kembali berduel dengan Mercedes,” kata Max Vestappen.

“Memang kini kami berada di posisi teratas klasemen. Tetapi saya kira kami terlalu lambat saat ini. Jadi, kami harus berusaha dan terus berkembang. Dari situ barulah kami akan tahu akan berada di posisi berapa saat akhir musim nanti. Sejauh ini, kami bagus dalam menjalani musim ini.”

dibagikan
komentar
Lewis Hamilton Kecewa Strategi Mercedes di GP Turki

Artikel sebelumnya

Lewis Hamilton Kecewa Strategi Mercedes di GP Turki

Artikel berikutnya

Sebastian Vettel Akui Bertanggung Jawab soal Pit Stop Ban Slick

Sebastian Vettel Akui Bertanggung Jawab soal Pit Stop Ban Slick
Muat komentar