Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia
Formula 1 Spanish GP

Bayer: Upgrade di Barcelona Mungkin Membodohi Tim RB

Tim RB Formula 1 berpacu dengan waktu untuk mencari tahu mengapa upgrade yang dilakukannya justru membawanya ke jalur yang salah di GP Spanyol.

Yuki Tsunoda, RB F1 Team VCARB 01

Yuki Tsunoda, RB F1 Team VCARB 01

Foto oleh: Red Bull Content Pool

CEO RB, Peter Bayer, mengatakan bahwa tim Formula 1 memiliki bukti bahwa peningkatan yang dilakukan di Barcelona berhasil, namun mungkin "membodohi" tim mengenai titik terbaik dari set-up mobilnya.

RB membawa sejumlah upgrade pada VCARB01 di Grand Prix Spanyol akhir pekan lalu, termasuk lantai mobil yang telah diperbarui, sayap belakang baru, dan penutup mesin yang didesain ulang.

Tapi, alih-alih melanjutkan perolehan poin mereka, Yuki Tsunoda dan Daniel Ricciardo gagal melewati Q1, dan masing-masing start dari posisi ke-17 dan 18.

Mereka tidak mendapatkan hasil yang lebih baik dalam balapan, dengan Ricciardo finis di urutan ke-15 sementara Tsunoda turun ke P19 setelah melaporkan adanya masalah pada mobilnya.

Baca Juga:

Ricciardo mengatakan bahwa ia merasa nyaman dengan mobilnya, namun performanya tidak seperti akhir pekan sebelumnya.

Kepada ORF, Bayer berkomentar, “Datanya jelas, mereka menunjukkan bahwa upgrade tersebut berhasil. Namun, para insinyur balap menjelaskannya kepada saya seperti ini. Mungkin saja upgrade ini menipu Anda.

"Jadi, Anda pikir Anda telah menemukan titik terbaik untuk mobil, tetapi sebenarnya bukan di tempat yang dikatakan oleh mobil. Kami membiarkan diri kami sedikit terbawa suasana. Kami sekarang akan menganalisisnya.

Daniel Ricciardo, RB F1 Team VCARB 01

Daniel Ricciardo, Tim RB F1 VCARB 01

Foto oleh: Simon Galloway / Motorsport Images

"Mobil-mobil ini bekerja seperti piramida, Anda harus menemukan puncaknya di bagian atas. Model (simulasi) ini dapat membuat Anda percaya bahwa Anda berada di puncak, padahal sebenarnya tidak.

"Ini seperti berpikir bahwa Anda sedang berdiri di atas Glockner, tetapi kenyataannya Anda berdiri di sampingnya. Itulah yang saya rasakan akhir pekan ini."

Bayer mengatakan bahwa RB belum memutuskan apakah mereka akan melakukan tes beruntun pada FP1 di Red Bull Ring, tetapi fakta bahwa Austria adalah akhir pekan dengan sprint race berarti mereka harus segera menemukan arah set-up yang tepat.

"(Kembali ke spesifikasi) adalah sebuah pilihan, ya," imbuh Bayer. "Mungkin kami akan melakukannya untuk salah satu mobil. Kami harus mencari tahu dengan cepat apa yang terjadi, karena Austria akan menjadi akhir pekan dengan sprint.

"Itu berarti kami benar-benar harus tahu di sesi latihan pertama apa yang ingin kami lakukan. Tekanannya sangat tinggi sekarang. Semua orang sudah bekerja keras untuk akhir pekan depan."

Be part of Motorsport community

Join the conversation
Artikel sebelumnya Aston Martin Ingatkan Alonso Tak Mudah Perbaiki Mobil
Artikel berikutnya Mercedes Butuh Waktu Lama untuk Pilih Pengganti Hamilton

Top Comments

Sign up for free

  • Get quick access to your favorite articles

  • Manage alerts on breaking news and favorite drivers

  • Make your voice heard with article commenting.

Motorsport prime

Discover premium content
Berlangganan

Edisi

Indonesia Indonesia