Beberapa Bagian Sirkuit Losail Mulai Diubah untuk Formula 1

Sirkuit di Qatar itu mulai melakukan ubahan untuk menyesuaikan standar di Formula 1. Pintu masuk pit lane menjadi area yang paling penting.

Beberapa Bagian Sirkuit Losail Mulai Diubah untuk Formula 1

Akhir September lalu, otoritas Formula 1 memilih Sirkuit Losail untuk menggelar F1 Grand Prix Qatar sebagai pengganti GP Australia. Dengan begitu, pada 19-21 November nanti, untuk kali pertama Losail bakal menjadi tuan rumah balap Formula 1.

Qatar masuk kalender F1 pada 2021 meskipun kontrak 10 tahun mereka di F1 baru akan dimulai pada 2023. Tahun depan, F1 takkan mampir ke Qatar karena mereka akan menggelar putaran final Piala Dunia 2022.

Losail selama ini menjadi salah satu sirkuit vital bagi Kejuaraan Dunia MotoGP. Sejak 2004, sirkuit dengan panjang 5,380 km tersebut sudah masuk kalender tetap MotoGP.

Selain itu, trek ini juga pernah dipakai untuk World Superbike (2005-2019), World Touring Car Championhsip (2015-2017), Speedcar Series (2009), dan GP2 Asia (2009).

Begitu pentingnya Losail bagi MotoGP, karena selain untuk lomba juga kerap dipakai tes pramusim, tidak heran bila banyak pembalap top yang sempat protes trek bakal rusak karena dipakai untuk F1.

“Satu hal yang ada di benak saya saat mendengar Losail akan dipakai untuk F1 adalah bakal banyak lubang di trek,” ucap Franco Morbidelli, pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, dengan nada sedikit bercanda.

Banyak pembalap MotoGP berpikir demikian karena mobil-mobil F1 yang memiliki grip besar, mereka bisa menciptakan lubang saat pengereman maupun akselerasi. Hal inilah yang dikhawatirkan para pembalap MotoGP.

Karena Sirkuit Losail awalnya didesain untuk balap motor, balapan mobil terbilang sangat jarang digelar di sana, butuh beberapa ubahan untuk mengakomodasi keperluan F1.

Baca Juga:

“Perubahan pada area pintu masuk pit lane sangat banyak karena selama ini peruntukannya untuk balap motor,” ucap Michael Masi, Direktur Balap F1 FIA.

Selama ini, pit lane entry berada hanya beberapa meter setelah tikungan terakhir (16) Losail. Masi mengindikasikan area inilah yang paling fokus dibenahi. Sayang, ia belum menjelaskan detail perubahannya.

“Pintu masuk pit lane nantinya akan lebih mudah terlihat. Sementara, ukuran garasi maupun paddock yang ada saat ini sudah memenuhi standar F1,” kata Masi.

Pria asal Australia itu menjelaskan, pekerjaan untuk penyesuaian F1 di beberapa area Losail sudah dilakukan dan kini hampir selesai.

“Saya akan meninjau Losail pekan depan, sebelum GP Amerika Serikat digelar di Austin (22-24 Oktober), untuk memeriksanya,” Masi menjelaskan.

Untuk beberapa tikungan, ketinggian kerb juga ditambah baik yang berada di sisi dalam maupun luar. Tujuannya mencegah pembalap memotong lintasan.

“Sirkuit ini didesain sepenuhnya untuk balap motor. Jadi, kami harus menambah tinggi kerb agar pembalap tidak seenaknya melewati limit trek. Kami juga akan memasang pembatas dari TecPro di sepanjang lintasan,” ucap Masi.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti bakal seperti apa bentuk pit lane entry yang diubah untuk F1. Yang pasti, para pembalap juga berharap perubahan pada kerb tidak akan mengganggu atau minimal dikembalikan seperti semula saat MotoGP datang lagi ke sana nanti.  

dibagikan
komentar
Fernando Alonso Bantah Akan Bantu Max Verstappen Rebut Gelar F1 2021

Artikel sebelumnya

Fernando Alonso Bantah Akan Bantu Max Verstappen Rebut Gelar F1 2021

Artikel berikutnya

Sprint Race Ketiga Bakal Digelar di Sirkuit Interlagos

Sprint Race Ketiga Bakal Digelar di Sirkuit Interlagos
Muat komentar