Formula 1
R
F1 GP Spanyol
06 Mei
Event berikutnya
24 hari
R
F1 GP Arab Saudi
03 Des
Event berikutnya
235 hari
Selengkapnya:

Newey kembali termotivasi di Red Bull

Menyongsong musim Formula 1 2019, Red Bull mengklaim telah menemukan cara untuk membuat Adrian Newey kembali termotivasi di Milton Keynes.

Newey kembali termotivasi di Red Bull

Di Red Bull, Newey menjabat sebagai direktur teknis. Akan tetapi, dalam beberapa tahun terakhir ini, fokusnya harus terbagi dengan sejumlah proyek lain, seperti Piala Amerika (balap perahu layar) dan mobil hypercar Valkyrie dari Aston Martin.

Pada 2017, berbarengan dengan diperkenalkannya regulasi downforce F1 yang lebih tinggi, Newey kembali menaruh perhatiannya pada Red Bull.

Menurut konsultan motorsport Red Bull, Helmut Marko, keputusan timnya beralih dari mesin Renault ke Honda ikut memotivasi Newey. Selain itu Newey kini mendapat kebebasan dalam mengatur pekerjaan sehari-harinya.

“Newey sudah tidak mau lagi bekerja dengan jam kerja biasa,” ungkap Marko. “Sekarang dia bekerja untuk kami dengan basis per hari. Dia sangat kagum dan tertarik dengan proyek Valkyrie.

“Jika Newey tahu Anda tidak punya peluang dengan mesin yang Anda miliki, maka dia tidak akan bekerja seperti biasa.

“Dia mengunjungi Pusat Pengembangan Honda di Sakura [pada Desember].”

Baca Juga:

Marko menegaskan bahwa Newey adalah aset besar Red Bull dalam ambisi mereka untuk kembali merebut gelar juara dunia. Skuat minuman berenergi tersebut pernah merajai F1 dengan empat gelar ganda antara 2010-2013.

“Kami menemukan cara untuk memenuhi kebutuhan pribadinya,” terang Marko. “Itu menjadi nilai tambahan bagi kami.”

Kontrak Newey bersama Red Bull akan habis pada akhir tahun ini. Kabarnya, pria asal Inggris Raya itu pernah didekati tim rival, Ferrari dan Renault.

“Newey adalah faktor krusial,” imbuh Marko. “Ketika ada aturan aerodinamika baru, kami seperti tersesat. Baru di Barcelona mobil kami kembali kompetitif.

“Itulah Newey. Dia bisa melihat apa yang salah, bahkan ketika masih dalam tahap desain, tanpa ada data teknis.

“Dia bisa bilang: ‘Itu tidak akan bekerja’. Padahal dia tidak punya komputer. Ketika Anda mengunjungi kantor dia, rasanya seperti di rumah sendiri. Hanya ada papan gambar di sana.

“Ada orang lain yang menafsirkan coretan-coretan gambarnya ke dalam bahasa komputer sehingga kami semua bisa paham. [Tapi] apa yang dia desain sudah 95 persen benar,” tandasnya.

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
1/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / Motorsport Images

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
2/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
3/10

Foto oleh: Joe Portlock / Motorsport Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
4/10

Foto oleh: Sam Bloxham / Motorsport Images

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
5/10

Foto oleh: Sutton Images

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14
6/10

Foto oleh: Mark Sutton / Motorsport Images

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
7/10

Foto oleh: Sutton Images

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
8/10

Foto oleh: Sutton Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
9/10

Foto oleh: Zak Mauger / Motorsport Images

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
10/10

Foto oleh: Andrew Hone / Motorsport Images

dibagikan
komentar
Ferrari 2019 bakal debut trek sebelum tes F1

Artikel sebelumnya

Ferrari 2019 bakal debut trek sebelum tes F1

Artikel berikutnya

Jadwal start balapan Formula 1 2019

Jadwal start balapan Formula 1 2019
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Red Bull Racing
Tag red bull , berita f1 , musim 2019
Penulis Scott Mitchell