Newey kembali termotivasi di Red Bull

dibagikan
komentar
Newey kembali termotivasi di Red Bull
Oleh:
Co-author: Christian Nimmervoll
15 Jan 2019 13.34

Menyongsong musim Formula 1 2019, Red Bull mengklaim telah menemukan cara untuk membuat Adrian Newey kembali termotivasi di Milton Keynes.

Di Red Bull, Newey menjabat sebagai direktur teknis. Akan tetapi, dalam beberapa tahun terakhir ini, fokusnya harus terbagi dengan sejumlah proyek lain, seperti Piala Amerika (balap perahu layar) dan mobil hypercar Valkyrie dari Aston Martin.

Pada 2017, berbarengan dengan diperkenalkannya regulasi downforce F1 yang lebih tinggi, Newey kembali menaruh perhatiannya pada Red Bull.

Menurut konsultan motorsport Red Bull, Helmut Marko, keputusan timnya beralih dari mesin Renault ke Honda ikut memotivasi Newey. Selain itu Newey kini mendapat kebebasan dalam mengatur pekerjaan sehari-harinya.

“Newey sudah tidak mau lagi bekerja dengan jam kerja biasa,” ungkap Marko. “Sekarang dia bekerja untuk kami dengan basis per hari. Dia sangat kagum dan tertarik dengan proyek Valkyrie.

“Jika Newey tahu Anda tidak punya peluang dengan mesin yang Anda miliki, maka dia tidak akan bekerja seperti biasa.

“Dia mengunjungi Pusat Pengembangan Honda di Sakura [pada Desember].”

Baca Juga:

Marko menegaskan bahwa Newey adalah aset besar Red Bull dalam ambisi mereka untuk kembali merebut gelar juara dunia. Skuat minuman berenergi tersebut pernah merajai F1 dengan empat gelar ganda antara 2010-2013.

“Kami menemukan cara untuk memenuhi kebutuhan pribadinya,” terang Marko. “Itu menjadi nilai tambahan bagi kami.”

Kontrak Newey bersama Red Bull akan habis pada akhir tahun ini. Kabarnya, pria asal Inggris Raya itu pernah didekati tim rival, Ferrari dan Renault.

“Newey adalah faktor krusial,” imbuh Marko. “Ketika ada aturan aerodinamika baru, kami seperti tersesat. Baru di Barcelona mobil kami kembali kompetitif.

“Itulah Newey. Dia bisa melihat apa yang salah, bahkan ketika masih dalam tahap desain, tanpa ada data teknis.

“Dia bisa bilang: ‘Itu tidak akan bekerja’. Padahal dia tidak punya komputer. Ketika Anda mengunjungi kantor dia, rasanya seperti di rumah sendiri. Hanya ada papan gambar di sana.

“Ada orang lain yang menafsirkan coretan-coretan gambarnya ke dalam bahasa komputer sehingga kami semua bisa paham. [Tapi] apa yang dia desain sudah 95 persen benar,” tandasnya.

Slider
List

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
1/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
2/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
3/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
4/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
5/10

Foto oleh: Sutton Images

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14
6/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
7/10

Foto oleh: Sutton Images

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
8/10

Foto oleh: Sutton Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
9/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Adrian Newey, Red Bull Racing

Adrian Newey, Red Bull Racing
10/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Next article
Ferrari 2019 bakal debut trek sebelum tes F1

Artikel sebelumnya

Ferrari 2019 bakal debut trek sebelum tes F1

Next article

Jadwal start balapan Formula 1 2019

Jadwal start balapan Formula 1 2019
Muat komentar