F1 akan larang penghangat ban, pakai roda 18 inci di 2021

dibagikan
komentar
F1 akan larang penghangat ban, pakai roda 18 inci di 2021
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
20 Jul 2018 13.54

Berlaku mulai musim 2021, Formula 1 akan melarang penghangat ban dan beralih ke roda ukuran 18 inci.

Kontrak Pirelli sebagai pemasok eksklusif ban F1 akan habis pada akhir 2019, dan durasi kontrak berikutnya akan berlaku mulai musim 2020 hingga 2023.

Mulai musim 2021, spesifikasi ban depan akan berukuran 35 mm lebih ramping menjadi 270 mm. Sementara ban belakang tidak mengalami perubahan dan tetap berukuran 405 mm. Namun diameter akan meningkat dari 670 mm menjadi berkisar antara 700-720mm.

Hal ini diyakini akan merugikan calon pemasok ban selain Pirelli, seperti Michelin yang harus siap mengembangkan ban dari awal hanya untuk dipakai satu musim saja.

Selain itu nama kompon ban juga akan disederhanakan menjadi tiga nama saja: soft (lunak), medium (sedang), dan hard (keras). FIA mencantumkan karakteristik ketiga kompon tersebut:

- Hard: Degradasi ban sebesar 2 detik harus tercapai pada 22% durasi balapan

- Medium: Degradasi ban sebesar 2 detik harus tercepai pada 18% durasi balapan, 1,2 detik/lap lebih cepat dibanding kompon Hard

- Soft: Degradasi ban sebesar 2 detik harus tercepai pada 10% durasi balapan, 2,2 detik/lap lebih cepat dibanding kompon Hard

FIA juga berharap akan ada lebih banyak variasi dalam pemilihan strategi pit stop:

- 1x Medium + 1x Hard = Satu kali pit stop

- 1x Soft + 2x Medium = Dua kali pit stop

- 3x Soft + 1x Medium = Tiga kali pit stop

Tenggat waktu bagi para calon pabrikan ban yang berminat melakukan penawaran adalah 31 Agustus. Segala keputusan terkait aspek teknis dan keselamatan akan diambil pada 14 September.

Next article
GALERI: Suasana dan aksi latihan GP Jerman

Artikel sebelumnya

GALERI: Suasana dan aksi latihan GP Jerman

Next article

FP2 GP Jerman: Verstappen tercepat tapi laporkan masalah mekanis

FP2 GP Jerman: Verstappen tercepat tapi laporkan masalah mekanis
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Adam Cooper
Tipe artikel Breaking news