Alasan Kubica tolak tawaran Ferrari

dibagikan
komentar
Alasan Kubica tolak tawaran Ferrari
Oleh:
Co-author: Lucy Morson
5 Jan 2019 04.51

Robert Kubica mengungkap alasannya menolak tawaran dari Ferrari untuk musim Formula 1 2019.

Kubica diyakini sempat mendapat tawaran untuk menjadi pengemudi simulator Ferrari menyusul kepergian Antonio Giovinazzi dan Daniil Kvyat, masing-masing ke Sauber dan Toro Rosso.

Akan tetapi, pemenang GP Kanada 2008 itu memilih mengikat kontrak dengan Williams demi comeback balapan F1 sekaligus mendampingi rookie, George Russell.

“Saya tahu apa yang saya ingin lakukan. Tapi terkadang hal seperti ini lebih rumit dari yang Anda bayangkan,” ungkap Kubica kepada Motorsport.com.

“Saya mendapat tawaran yang menurut saya sangat menarik, jadi sulit untuk mengatakan tidak.

“Pada akhirnya, saya adalah seorang pembalap, walau saya cukup lama absen membalap. Tapi mentalitas balap saya lah yang akhirnya mempengaruhi pilihan saya.

“Saya senang mengambil keputusan ini, karena ini adalah tantangan yang besar,” tuturnya.

Awal tahun ini, Kubica mengonfirmasi kebenaran rumor bahwa dirinya bakal bertandem dengan Fernando Alonso di Ferrari pada 2012. Namun cedera serius akibat kecelakaan parah saat reli 2011 mengacaukan karier balapnya,

Kembalinya Kubica di grid 2019 bersama Williams menandai pertama kalinya pembalap Polandia itu bertarung dalam sebuah grand prix sejak balapan pamungkas musim 2010.

“Tidak mudah menjadi pembalap F1: Tidak mudah meyakinkan orang-orang di paddock F1 bahwa Anda mampu melakukannya.

“Anda harus memiliki ambisi tinggi karena saya melewati masa-masa seperti ini pada 12 tahun yang lalu. Pad aakhirnya, saya merasa punya energi untuk melakukannya kembali.

“Saya tidak khawatir atau takut dengan tantangan ini, dan saya yakin bisa mengatasinya dengan baik.

“Saya punya kesempatan luar biasa, dan ini menjadi akhir bahagia dari perjalanan panjang yang telah saya lalui.”

Pendekatan berbeda

Posisi yang ditawarkan Ferrari mirip dengan peran Kubica di Williams sepanjang 2018, yakni pembalap cadangan dan tes, namun kesempatan memacu mobil F1 di trek lebih minim.

Naik jabatan dari pembalap pengembang menjadi pembalap utama, Kubica mengaku ada proses penyesuaian yang bakal ia lewati terlebih dahulu.

“Ketika saya mengemudikan mobil, saya harus ingat bahwa saya harus memberikan informasi dan umpan balik yang berkualitas. Selain itu saya harus menunjukkan pace yang baik tanpa melakukan sesuatu yang berisiko,” jelas Kubica.

“Jadi saya harus sedikit mengubah pendekatan ini. Karena sekarang saya tidak hanya bekerja untuk tim, tapi juga untuk saya sendiri.

“Saya harus fokus pada berbagai hal yang mungkin bakal berguna ketika membalap.

“Pendekatannya bakal berbeda,” tukasnya.

Slider
List

Robert Kubica, Williams, mengunjungi Ferrari

Robert Kubica, Williams, mengunjungi Ferrari
1/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Robert Kubica, Williams Martini Racing

Robert Kubica, Williams Martini Racing
2/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
3/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
4/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Robert Kubica, Williams Racing

Robert Kubica, Williams Racing
5/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
6/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
7/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Robert Kubica, Williams Martini Racing

Robert Kubica, Williams Martini Racing
8/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
9/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Robert Kubica, Williams Martini Racing

Robert Kubica, Williams Martini Racing
10/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Next article
Calderon ingin berbagi lintasan dengan pembalap F1

Artikel sebelumnya

Calderon ingin berbagi lintasan dengan pembalap F1

Next article

Honda harus paham dengan realita F1

Honda harus paham dengan realita F1
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Robert Kubica
Tim Ferrari Shop Now
Penulis Scott Mitchell
Be first to get
breaking news