Alasan McLaren kembali pilih warna ikonis 'oranye pepaya'

dibagikan
komentar
Alasan McLaren kembali pilih warna ikonis 'oranye pepaya'
Oleh: Scott Mitchell
24 Feb 2018 03.49

Direktur eksekutif McLaren, Zak Brown, mengungkapkan alasan di balik keputusan timnya kembali memakai corak warna 'oranye pepaya' untuk Formula 1 2018.

McLaren MCL33

Mobil baru McLaren, MCL33, resmi diluncurkan dengan dominasi warna 'oranye pepaya' dan sentuhan warna biru pada bagian sayap depan, penutup mesin, dan sayap belakang. Corak yang dipilih skuat Woking itu tampak terinspirasi dari mobil-mobil terdahulu McLaren yang berlaga di ajang F1, Can-Am, dan IndyCar era 1970-an.

McLaren sebenarnya sudah beralih ke warna oranye pada 2017. Tapi banyak yang berpendapat bahwa warna oranye yang dipilih tidak tepat dan tidak mengingatkan mereka dengan tim yang pertama kali didirikan oleh pembalap Selandia Baru, mendiang Bruce McLaren.

Direktur eksekutif, Zak Brown, mengungkapkan bahwa timnya telah mendengar permintaan dari para penggemar mengenai pemilihan warna. Oranye pepaya yang pertama kali muncul di mobil McLaren pada 1968 kini kembali di F1 2018.

"Kembalinya kami ke warna oranye pepaya pada tahun ini bukan hanya karena alasan emosional," terang Brown.

"Ini adalah bukti bahwa kami mendengar suara dari para penggemar kami, membangun interaksi yang lebih mendalam dengan mereka dan komunitas Formula 1 secara keseluruhan.

"Kami ingin McLaren kembali dihormati, baik dari dalam maupun luar lintasan. Saya merasa ini menjadi awal yang baik.

"Kami ingin menunjukkan kepada semua orang, baik itu penggemar ataupun mitra kami, mengenai hal-hal yang membuat tim ini istimewa."

Bekerja sama dengan perusahaan kimia AkzoNobel, McLaren juga mengklaim telah mengurangi berat cat mobil mereka secara "signifikan".

Slider
List

Denny Hulme, McLaren M20-Chevrolet

Denny Hulme, McLaren M20-Chevrolet
1/10

Foto oleh: LAT Images

Fernando Alonso, McLaren MCL33

Fernando Alonso, McLaren MCL33
2/10

Foto oleh: McLaren Automotive

Stoffel Vandoorne, Fernando Alonso, Lando Norris, Eric Boullier, Zak Brown, McLaren

Stoffel Vandoorne, Fernando Alonso, Lando Norris, Eric Boullier, Zak Brown, McLaren
3/10

Foto oleh: McLaren Automotive

McLaren MCL33

McLaren MCL33
4/10

Foto oleh: McLaren Automotive

Fernando Alonso, McLaren MCL33

Fernando Alonso, McLaren MCL33
5/10

Foto oleh: McLaren Automotive

McLaren MCL33

McLaren MCL33
6/10

Foto oleh: McLaren Automotive

McLaren MCL33

McLaren MCL33
7/10

Foto oleh: McLaren Automotive

McLaren MCL33

McLaren MCL33
8/10

Foto oleh: McLaren Automotive

McLaren MCL33

McLaren MCL33
9/10

Foto oleh: McLaren Automotive

McLaren MCL33

McLaren MCL33
10/10

Foto oleh: McLaren Automotive

Artikel Formula 1 berikutnya
Komparasi mobil F1: McLaren MCL32 vs McLaren MCL33

Artikel sebelumnya

Komparasi mobil F1: McLaren MCL32 vs McLaren MCL33

Next article

Analisis teknis: Mengupas lengkap mobil baru Ferrari SF71H

Analisis teknis: Mengupas lengkap mobil baru Ferrari SF71H
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim McLaren Shop Now
Penulis Scott Mitchell
Tipe artikel Breaking news