"F1 bisa berbuat lebih untuk atasi masalah berat badan pembalap"

dibagikan
komentar
Gary Anderson
Oleh: Gary Anderson
23 Jan 2018 10.25

Pakar F1 Motorsport.com dan mantan desainer tim Jordan, Gary Anderson, berpendapat ada langkah-langkah tambahan yang perlu diambil Formula 1 untuk mengatasi masalah berat badan pembalap.

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team

Grup Strategi Formula 1 akhirnya bisa menemukan solusi yang logis untuk mengatasi masalah seputar berat badan pembalap. Berat pembalap (termasuk kursinya) kini tidak boleh lebih kurang dari 80 kg.

Hal tersebut adalah sesuatu yang sebenarnya sudah saya sarankan sejak lama. Ketika seorang pembalap memiliki berat badan ideal 75 kg, tapi dia tetap harus melakukan diet hanya karena mobil masih terlalu berat, itu tidak bisa dibenarkan.

Di era 1980 dan 90-an, berat pembalap tidak masuk dalam total keseluruhan berat mobil. Dan tidak ada ukuran minimal untuk kokpit mobil, jadi pembalap yang berukuran kecil dan memiliki berat badan ringan akan mendapat keuntungan.

Sekarang, semuanya telah berubah ke arah yang positif. Tapi menurut  saya, masih ada banyak hal yang perlu dilakukan.

Jika perubahan tersebut benar terjadi di 2019, maka saya berharap aturan baru tersebut sudah memperhitungkan semua faktor yang berhubungan dengan kebugaran dan berat pembalap.

Panjang kokpit masih terlalu pendek untuk pembalap yang memiliki ukuran seperti Nico Hulkenberg. Seperti kita ketahui, semakin tinggi Anda, semakin berat pula badan Anda. Jadi penambahan kecil, misal, lima sentimeter, itu akan berdampak besar pada posisi duduk pembalap berbadan tinggi.

Jika batas minimal berat pembalap sebesar 80 kg, sementara ada pembalap yang memiliki berat 65 kg, maka dia akan dikenai ballast (pemberat) sebesar 15 kg. Tapi jika ballast tersebut bisa ditempatkan di posisi yang rendah (misal: di bawah kursi), itu tetap menjadi keuntungan untuk pembalap pendek/ringan karena pusat massa juga ikut turun.

Oleh karena itu, sebaiknya ballast ditempatkan di belakang kursi dan disebar pada area-area tertentu yang bergantung pada pusat massa pembalap. Dengan begitu, pembalap yang memiliki badan pendek/ringan tidak akan mendapat keuntungan.

Jika dimensi kokpit bisa diperpanjang sebesar 5 cm, maka pusat massa bisa ditentukan terlebih dahulu sebelum menempatkan ballast.

Karena pembalap yang ringan biasanya memiliki badan pendek, itu berarti akan ada ruang kosong yang lebih besar di belakang kursinya.

Slider
List

Drivers observe the National Anthem

Drivers observe the National Anthem
1/8

Foto oleh: Sutton Images

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08

Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W08
2/8

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF70H

 Sebastian Vettel, Ferrari SF70H
3/8

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-17

Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-17
4/8

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB13

 Max Verstappen, Red Bull Racing RB13
5/8

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team RS17
6/8

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Esteban Ocon, Sahara Force India F1 VJM10

Esteban Ocon, Sahara Force India F1 VJM10
7/8

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Lance Stroll, Williams FW40

Lance Stroll, Williams FW40
8/8

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
Kvyat akan tampil di Le Mans?

Artikel sebelumnya

Kvyat akan tampil di Le Mans?

Next article

Force India waspadai McLaren dan Renault

Force India waspadai McLaren dan Renault
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Gary Anderson
Tipe artikel Analisis