Analisis: Ragam desain sayap depan F1 2019

dibagikan
komentar
Oleh:
Co-author: Matthew Somerfield
22 Feb 2019 07.53

Diberlakukannya regulasi baru pada Formula 1 2019 menciptakan beragam desain sayap depan.

Untuk kali pertama dalam beberapa tahun terakhir ini, tim-tim Formula 1 kembali terlihat mengambil pendekatan berbeda dalam menginterpretasikan regulasi baru. Sejumlah tim bahkan memilih konsep yang tidak biasa.

Regulasi baru yang diberlakukan mulai 2019 mengubah desain sayap depan menjadi lebih sederhana sekaligus mengurangi outwash yang dihasilkan.

Jika berhasil maka profil aliran udara di sekitar mobil akan ikut berubah sepenuhnya, memungkinkan mobil menempel satu sama lain, dan membuka peluang terjadinya aksi salip menyalip.

Simak galeri di bawah ini untuk melihat bagaimana tim-tim mengambil pendekatan yang berbeda untuk desain sayap depan mereka...

Slider
List

Mercedes W10

Mercedes W10
1/9

Foto oleh: Giorgio Piola

Mercedes mengambil solusi yang lebih konvensional dengan lima flap memanjang hingga ke bagian atas endplate. Elemen flap, strake bagian bawah, dan rongga-rongga separator dibentuk sedemikian rupa untuk mendorong aliran udara ke luar. Akan tetapi, bentuk endplate terlihat tidak biasa. Ketimbang mengarah ke luar, bagian belakang melekuk ke dalam, mungkin untuk memaksa aliran udara yang lebih besar agar menyebar.

Ferrari SF90

Ferrari SF90
2/9

Foto oleh: Giorgio Piola

Jika Mercedes mengambil pendekatan konvensional, tidak demikian dengan Ferrari. Flap bagian atas dibentuk agar meruncing ke arah endplate. Endplate juga sedikit dimiringkan untuk mendorong sebanyak mungkin aliran udara ke luar.

Red Bull RB15

Red Bull RB15
3/9

Foto oleh: Giorgio Piola

Red Bull memilih opsi yang lebih konvensional. Seperti Mercedes dengan flap-flap yang memanjang ke arah bagian atas endplate. Diharapkan flap, adjuster sayap, rongga-rongga separator, dan desain endplate bisa digunakan untuk mengalirkan udara ke atas dan sekitar roda depan.

Renault RS19

Renault RS19
4/9

Foto oleh: Giorgio Piola

Renault mengambil solusi jalan tengah, bisa kita lihat dari bentuk flap dan titik-titik pemasangannya ke endplate.

Haas VF19

Haas VF19
5/9

Foto oleh: Giorgio Piola

Begitu juga dengan Haas, meski adjuster sayap dimiringkan ke luar untuk menggabungkan berbagai tugas yang dikerjakan sayap depan.

Toro Rosso STR14

Toro Rosso STR14
6/9

Foto oleh: Giorgio Piola

Toro Rosso mengambil pendekatan yang lebih agresif, dengan flap yang diarahkan ke bawah dan dibuat mendatar begitu menyentuh bagian endplate.

McLaren MCL34

McLaren MCL34
7/9

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Semua tim meninggikan bagian luar bidang utama sayap depan untuk membantu sirkulasi udara dan memanfaatkan bagian dalam footplate sebagai semacam rok. Namun, contoh yang diperlihakan McLaren MCL34 mungkin adalah yang paling radikal sejauh ini.

Racing Point RP19

Racing Point RP19
8/9

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Racing Point mengakui spesifikasi sayap depan RP19 yang sedang diuji selama tes pramusim di Barcelona akan jauh berbeda dari apa yang mereka pakai mulai sesi FP1 di Australia nanti. Sayap depan yang digunakan skuat Silverstone saat ini juga memiliki bentuk yang serupa seperti yang mereka uji di Hongaria musim lalu. Lima flap dipasang memanjang hingga endplate, namun tiga flap paling atas terlihat semakin mendatar.

Alfa Romeo C38

Alfa Romeo C38
9/9

Foto oleh: Giorgio Piola

Alfa Romeo menjadi tim yang paling berani mengambil risiko, dengan sayap depan yang memiliki konsep yang sama seperti Ferrari dan Toro Rosso tapi dikembangkan lebih jauh. Flap bagian atas hanya diberi rongga kecil, tidak memanjang seperti yang terlihat di mobil-mobil lain. Di bagian luar adjuster sayap, flap mulai mendatar dan dengan dramatis menukik ke bawah ke arah endplate yang juga menekuk ke luar. Lekukan footplate melebar di awal dan menyatu di bagian belakang, sementara tab Gurney dipasang di bagian atas flap untuk menciptakan gradien tekanan.

Next article
Leclerc: Rival Ferrari masih 'sandbagging'

Artikel sebelumnya

Leclerc: Rival Ferrari masih 'sandbagging'

Next article

Pirelli ungkap selisih performa tiap kompon F1 2019

Pirelli ungkap selisih performa tiap kompon F1 2019
Muat komentar
Be first to get
breaking news