Analisis teknis Giorgio Piola
Topik

Analisis teknis Giorgio Piola

Analisis teknis: Eksperimen terbaru Toro Rosso

dibagikan
komentar
Analisis teknis: Eksperimen terbaru Toro Rosso
Oleh: Giorgio Piola , Featured writer
Co-author: Matt Somerfield
15 Nov 2018 14.17

Sibuk menguji pembaruan mesin Honda bukan berarti Toro Rosso lupa bereksperimen dengan sasis mobil Formula 1 2018 mereka.

Mobil STR13 milik Toro Rosso bagaikan laboratorium berjalan bagi Honda yang akan memasok mesin untuk Red Bull di 2019.

Oleh sebab itu kedua pembalap mereka, Pierre Gasly dan Brendon Hartley, sering dijadikan sebagai kelinci percobaan untuk mengetes pembaruan mesin Honda sepanjang musim 2018.

Baca Juga:

Meski ini berarti Toro Rosso hampir langganan mendapat penalti grid, tak bisa dipungkiri pendekatan agresif ini ikut berperan dalam kemajuan performa mesin Honda.

Tapi pengembangan Toro Rosso tidak berhenti di sektor power unit saja, karena aerodinamika masih menjadi perhatian bagi mereka.

Pembaruan yang diperkenalkan di Austin diklaim telah memberikan hasil yang positif. Namun, karena faktor cuaca dan minimnya suku cadang, Toro Rosso memutuskan menunda pemakaiannya hingga rangkaian balapan Amerika Selatan.

Perubahan-perubahan tersebut di antara lain meliputi modifikasi pada sayap depan, optimalisasi bargeboard, dan deflektor sidepod yang baru.

Komparasi endplate sayap depan Toro Rosso STR13

Komparasi endplate sayap depan Toro Rosso STR13

Foto oleh: Giorgio Piola

Mengambil inspirasi dari konsep yang dipakai beberapa rival mereka, Toro Rosso ikut merevisi desain endplate menjadi lebih pendek. Ini membuka ruang untuk penambahan barisan sirip vertikal kecil (panah).

Letak flap adjuster juga mengalami perubahan sehingga tidak terlalu terpengaruh oleh penyesuaian manual. Perubahan-perubahan ini bertujuan untuk mengatasi turbulensi yang dihasilkan oleh perputaran roda.

Bargeboard Toro Rosso STR13

Bargeboard Toro Rosso STR13

Foto oleh: Giorgio Piola

Toro Rosso juga menguji bargeboard dan deflektor sidepod yang baru untuk memuluskan aliran udara di bagian samping mobil.

Dua sirip vertikal kini terpasang di bagian depan bargeboard (panah merah), sementara jumlah deflektor bertambah dari dua menjadi tiga (panah putih). Ini akan mengubah titik di mana permukaan aerodinamis bersentuhan dengan pusaran (wake) yang datang dari roda depan.

Slider
List

1/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

2/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

3/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

4/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

5/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

6/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

7/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

8/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

9/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

10/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Next article
Eks bos LMP1 Porsche siap gabung tim Formula 1

Artikel sebelumnya

Eks bos LMP1 Porsche siap gabung tim Formula 1

Next article

Hamilton dihadapkan dilema mesin jelang Abu Dhabi

Hamilton dihadapkan dilema mesin jelang Abu Dhabi
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Brasil
Tim Toro Rosso Shop Now
Penulis Giorgio Piola