Analisis teknis Giorgio Piola
Topik

Analisis teknis Giorgio Piola

Analisis teknis: Inovasi terbaru F1 dari GP Abu Dhabi

dibagikan
komentar
Oleh: Giorgio Piola , Featured writer
Co-author: Matthew Somerfield
24 Nov 2018 04.55

Pakar teknis Motorsport.com, Giorgio Piola, dan para fotografer kelas dunia Sutton Images membawa Anda melihat lebih dekat inovasi terbaru Formula 1 2018 dari pit lane GP Abu Dhabi di Yas Marina.

Baca Juga:

Slider
List

Sayap depan Ferrari SF71H

Sayap depan Ferrari SF71H
1/12

Foto oleh: Giorgio Piola

Ferrari turun di FP1 dengan sayap depan bergaya regulasi F1 2019. Skuat Maranello itu mengumpulkan data untuk mengetahui perilaku aliran udara ketika bersentuhan dengan winglet dan kaskade sayap.

Detail sayap depan Ferrari SF71H

Detail sayap depan Ferrari SF71H
2/12

Foto oleh: Giorgio Piola

Tampilan dekat sayap depan begaya F1 2019 milik Ferrari di FP1. Desain ini memiliki kemiripan dengan yang dipakai musim ini, tapi bentuk endplate tidak seagresif seperti di 2018.

Detail Mercedes AMG F1 W09

Detail Mercedes AMG F1 W09
3/12

Foto oleh: Giorgio Piola

Mercedes memasang sejumlah tabung pitot kecil di sekitar lantai antara sidepod dan ban belakang.

Detail Red Bull Racing

Detail Red Bull Racing
4/12

Foto oleh: Giorgio Piola

Seorang mekanik Red Bull membersihkan slot pada lantai mobil RB14 karena puing-puing yang tersangkut bisa memperburuk performa di trek.

Detail bagian belakang Ferrari SF71H

Detail bagian belakang Ferrari SF71H
5/12

Foto oleh: Giorgio Piola

Ferrari menyemprot bagian belakang mobil SF71H dengan cat terang flo-viz untuk pengumpulan data aerodinamika.

Suasana garasi Ferrari

Suasana garasi Ferrari
6/12

Foto oleh: Giorgio Piola

Ferrari melakukan sejumlah perubahan setup aerodinamika mereka selama latihan. Ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi perubahan regulasi musim depan.

Antonio Giovinazzi, Sauber C37

Antonio Giovinazzi, Sauber C37
7/12

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Cat flo-viz disemprot ke bagian pipa pendingin rem mobil Sauber C37. Ini berarti tim Swiss tersebut tengah menyelidiki potensi keuntungan aerodinamika yang bisa didapatkan di musim 2019.

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team R.S. 18

Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team R.S. 18
8/12

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Renault memasang perangkat jaring-jaring aero untuk mengumpulkan data tentang pergerakan aliran udara di sekitar bagian belakang mobil Renault R.S.18

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
9/12

Foto oleh: Jean Petin / Sutton Images

Red Bull juga berupaya melakukan evaluasi aerodininamika selama latihan dengan memasang jaring-jaring aero.

Robert Kubica, Williams FW41

Robert Kubica, Williams FW41
10/12

Foto oleh: Jean Petin / Sutton Images

Robert Kubica beraksi dari balik kemudi mobil FW41 yang juga dipasangi perangkat pengumpulan data. Lihat tonjolan yang ada di bagian samping sayap belakang.

Fernando Alonso, McLaren MCL33

Fernando Alonso, McLaren MCL33
11/12

Foto oleh: Jean Petin / Sutton Images

McLaren juga tak ketinggalan memasangkan perangkat jaring-jaring aero di belakang roda depan MCL33 yang dikemudikan Fernando Alonso saat latihan.

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H
12/12

Foto oleh: Jean Petin / Sutton Images

Berusaha meningkatkan performa ban, Ferrari memasang kamera thermal yang berada di sisi kanan mobil SF71H milik Sebastian Vettel.

Next article
Benci pakai nomor 1, Hamilton: Sekali ini saja

Artikel sebelumnya

Benci pakai nomor 1, Hamilton: Sekali ini saja

Next article

Grosjean: Kerb Abu Dhabi tak sesuai standar F1

Grosjean: Kerb Abu Dhabi tak sesuai standar F1
Muat komentar