Analisis teknis Giorgio Piola
Topik

Analisis teknis Giorgio Piola

Analisis teknis: Inovasi terbaru F1 dari GP Belgia

dibagikan
komentar
Analisis teknis: Inovasi terbaru F1 dari GP Belgia
Giorgio Piola
Oleh: Giorgio Piola
Co-author: Matthew Somerfield
26 Agt 2018 10.23

Simak semua inovasi terbaru Formula 1 2018 di GP Belgia pekan ini yang tertangkap bidikan lensa para fotografer Sutton Images, beserta analisis dari pakar teknis Motorsport.com, Giorgio Piola.

Slider
List

Detail pelek Mercedes AMG F1 W09

Detail pelek Mercedes AMG F1 W09
1/17

Foto oleh: Giorgio Piola

Pelek baru Mercedes yang dibawa pekan ini menampilkan sejumlah benjolan di bagian luarnya untuk meningkatkan performa.

Detail winglet belakang Sauber C37

Detail winglet belakang Sauber C37
2/17

Foto oleh: Giorgio Piola

Perhatikan winglet yang dipasang pada bagian belakang mobil Sauber C37 (panah putih)

Detail sayap depan Mercedes AMG F1 W09

Detail sayap depan Mercedes AMG F1 W09
3/17

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Tampilan sayap depan baru yang digunakan Mercedes pekan ini, lengkap dengan kaskade berbentuk 'Y'.

Detail saluran pendigin rem Mercedes AMG F1 W09

Detail saluran pendigin rem Mercedes AMG F1 W09
4/17

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Sejumlah winglet terpasang pada sistem pendingni rem dan suspensi Mercedes W09.

Detail bagian depan Williams FW41

Detail bagian depan Williams FW41
5/17

Foto oleh: Giorgio Piola

Komponen 'jubah' pada mobil Williams berguna untuk menangkap dan mengarahkan aliran udara ke bagian belakang.

Detail bagian depan Renault Sport F1 Team R.S.18

Detail bagian depan Renault Sport F1 Team R.S.18
6/17

Foto oleh: Giorgio Piola

Dengan panel penutup yang dilepas, kita bisa melihat jeroan atau detail suspensi depan Renault RS18.

Detail sayap depan Mercedes AMG F1 W09

Detail sayap depan Mercedes AMG F1 W09
7/17

Foto oleh: Giorgio Piola

Sayap depan baru yang digunakan Mercedes pekan ini. Perhatikan ada dua kaskade 'r', sementara pada versi sebelumnya hanya memiliki satu.

Detail sayap belakang Ferrari SF71H

Detail sayap belakang Ferrari SF71H
8/17

Foto oleh: Giorgio Piola

Konfigurasi sayap belakang Ferrari dengan bentuk yang mirip seperti sendok dan pernah digunakan di Baku, Azerbaijan.

Detail sayap depan Red Bull Racing RB14

Detail sayap depan Red Bull Racing RB14
9/17

Foto oleh: Giorgio Piola

Opsi sayap depan dengan downforce yang lebih rendah untuk Red Bull pada pekan ini, hanya menampilkan dua flap.

Detail sayap depan Red Bull Racing RB14

Detail sayap depan Red Bull Racing RB14
10/17

Foto oleh: Giorgio Piola

Sementara ini adalah opsi sayap depan dengan downforce yang lebih tinggi, menampilkan tiga flap.

Mekanik Red Bull Racing bekerja di garasi

Mekanik Red Bull Racing bekerja di garasi
11/17

Foto oleh: Giorgio Piola

Mekanik Red Bull mencopot inlet mesin Renault dari mobil RB14 milik Daniel Ricciardo untuk mencari penyebab terjadinya masalah.

Detail suspensi depan Ferrari SF71H

Detail suspensi depan Ferrari SF71H
12/17

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Mekanik Ferrari melepas penutup suspensi depan SF71H untuk melakukan pengaturan.

Detail bagian depan Red Bull Racing RB14

Detail bagian depan Red Bull Racing RB14
13/17

Foto oleh: Giorgio Piola

Mekanik Red Bull melakukan perubahan saat sesi latihan.

Sayap belakang McLaren MCL33

Sayap belakang McLaren MCL33
14/17

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Bekas cat flo-viz yang berwarna terang masih bisa terlihat pada sayap belakang dengan downforce rendah yang digunakan McLaren pekan ini.

Detail airbox Ferrari SF71H

Detail airbox Ferrari SF71H
15/17

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Kantung es ditempatkan di atas airbox Ferrar SF71H yang mengundang sejumlah pertanyaan soal kegunaannya.

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB14

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB14
16/17

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Tampilan belakang mobil RB14 menunjukkan kemiringan yang landai pada sayap belakang mereka.

Detail lantai McLaren MCL33

Detail lantai McLaren MCL33
17/17

Foto oleh: Rubio / Sutton Images

Lantai mobil McLaren milik Stoffel Vandoorne disemprot dengan cat flo-viz.

Artikel Formula 1 berikutnya
Bersinar di Spa, masa depan Ocon di F1 justru terancam

Artikel sebelumnya

Bersinar di Spa, masa depan Ocon di F1 justru terancam

Next article

GALERI: Suasana dan aksi balapan GP Belgia

GALERI: Suasana dan aksi balapan GP Belgia
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Giorgio Piola
Tipe artikel Analisis