Analisis teknis Giorgio Piola
Topik

Analisis teknis Giorgio Piola

Analisis teknis: Inovasi terbaru F1 dari GP Jepang

dibagikan
komentar
Analisis teknis: Inovasi terbaru F1 dari GP Jepang
Giorgio Piola
Oleh: Giorgio Piola
Co-author: Matthew Somerfield
5 Okt 2018 12.56

Pakar teknis Motorsport.com, Giorgio Piola, dan para fotografer kelas dunia Sutton Images membawa Anda melihat lebih dekat inovasi terbaru Formula 1 2018 dari pitlane Suzuka di GP Jepang.

Dari editor, baca juga:

Slider
List

Mercedes AMG F1 W09

Mercedes AMG F1 W09
1/11

Foto oleh: Rubio / Sutton Images

Mobil W09 milik Lewis Hamilton didorong di pitlane menuju tempat scrutineering.

Bargeboard Racing Point Force India VJM11

Bargeboard Racing Point Force India VJM11
2/11

Foto oleh: Rubio / Sutton Images

Dari atas kita bisa melihat tingkat kerumitan bargeboard mobil VJM11. Perhatikan juga enam strake atau sirip pada tepi depan lantai yang diperkenalkan beberapa ronde lalu.

Detail sayap depan Williams FW41

Detail sayap depan Williams FW41
3/11

Foto oleh: Rubio / Sutton Images

Tampak samping sayap depan Williams FW41. Perhatikan bagaimana bagian atas sayap diarahkan keluar untuk mendorong aliran udara di sekitar ban depan.

Hidung dan sayap depan Scuderia Toro Rosso STR13

Hidung dan sayap depan Scuderia Toro Rosso STR13
4/11

Foto oleh: Rubio / Sutton Images

Dari sudut ini, terlihat bagaimana Toro Rosso juga melakukan hal yang sama dengan berusaha mengarahkan aliran udara ke luar.

Detail suspensi belakang Mercedes-AMG F1 W09

Detail suspensi belakang Mercedes-AMG F1 W09
5/11

Foto oleh: Giorgio Piola

Detail bagian dalam komponen-komponen rem belakang. Dari sini kita bisa melihat bagaimana pipa pendingin rem tidak hanya berfungsi untuk mendinginkan cakram rem tapi sebagian alirannya diarahkan pada kaliper rem yang berada di dalam pelindung berwarna perak.

Detail sayap belakang Ferrari SF71H

Detail sayap belakang Ferrari SF71H
6/11

Foto oleh: Giorgio Piola

Ferrari memakai campuran komponen dengan konfigurasi downforce tinggi dan rendah pada sayap belakang. Bidang utama sayap dan flat atas yang berbentuk seperti sendok dikombinasikan dengan kisi-kisi terbuka dan slot besar pada area transisi endplate.

Hidung dan sayap depan Racing Point Force India VJM11

Hidung dan sayap depan Racing Point Force India VJM11
7/11

Foto oleh: Rubio / Sutton Images

Tampak atas sayap depan Force India lengkap dengan hidung 'Cobra' yang berfungsi untuk mengalirkan udara ke bagian bawah hidung.

Tampak atas Mercedes-AMG F1 W09

Tampak atas Mercedes-AMG F1 W09
8/11

Foto oleh: Giorgio Piola

Lihat betapa rumitnya area di depan sidepod Mercedes W09, menampilkan elemen bumerang beserta sirip-sirip tambahan di sekitarnya, dan juga pinggiran lantai yang melekuk ke atas.

Sayap depan Ferrari SF71H

Sayap depan Ferrari SF71H
9/11

Foto oleh: Rubio / Sutton Images

Tampilan close-up spesifikasi sayap depan Ferrari SF71H yang diperkenalkan pada ronde sebelumnya di Rusia.

Bargeboard Williams FW41

Bargeboard Williams FW41
10/11

Foto oleh: Giorgio Piola

Dari sudut ini bisa terlihat bagaimana splitter yang ada di depan sidepod Williams FW41 terpisah menjadi lima bagian berbeda.

Renault Sport F1 Team R.S. 18

Renault Sport F1 Team R.S. 18
11/11

Foto oleh: Giorgio Piola

Ambisi Renault untuk memenangi pertarungan papan tengah terlihat dari tingkat kerumitan pada permukaan bargeboard yang tidak tersaingi tim-tim lain.

Artikel Formula 1 berikutnya
Toro Rosso pasang target lolos Q3 usai pembaruan Honda

Artikel sebelumnya

Toro Rosso pasang target lolos Q3 usai pembaruan Honda

Next article

FP3 GP Jepang: Hamilton sapu bersih latihan, Hulkenberg kecelakaan

FP3 GP Jepang: Hamilton sapu bersih latihan, Hulkenberg kecelakaan
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Jepang
Lokasi Suzuka
Penulis Giorgio Piola
Tipe artikel Analisis