Rumor Binotto ke Mercedes, Arrivabene: Itu berita palsu

dibagikan
komentar
Rumor Binotto ke Mercedes, Arrivabene: Itu berita palsu
Charles Bradley
Oleh: Charles Bradley
Co-author: Roberto Chinchero
5 Nov 2018 04.52

Team principal Ferrari, Maurizio Arrivabene, menyebut rumor seputar masa depan direktur teknis timnya, Mattia Binotto, sebagai "berita palsu".

Hanya beberapa hari sebelum Lewis Hamilton menyudahi perebutan titel pembalap F1 2018 di Meksiko, Binotto diisukan akan meninggalkan Ferrari setelah mendapat tawaran dari sejumlah tim termasuk Mercedes dan Renault. Ini dipicu oleh rumor bahwa hubungan Binotto dan Arrivabene semakin renggang.

Padahal banyak pengamat yang menilai bahwa Binotto berperan besar dalam kebangkitan performa Ferrari sejak kepergian direktur teknis sebelumnya, James Allison – yang kini bergabung di Mercedes.

Baca Juga:

Ketika disinggung soal masa depan Binotto, Arrivabene berkata, "Mari kita perjelas untuk yang terakhir kalinya. Rumor seputar Mattia adalah berita palsu, dan itu dibuat untuk menggoyahkan kestabilan tim. Sebuah upaya untuk memunculkan masalah, dan saya tidak mau lagi berkomentar mengenai rumor palsu tersebut.

"Sepanjang musim ini ada sejumlah upaya untuk menciptakan destabilisasi. Terkadang ada berita membahas pembalap-pembalap, lalu para teknisi. Bagaimana dengan posisi saya? [tersenyum] Silahkan tanya direktur [Louis] Camilleri."

Arrivabene kemudian mengungkapkan bahwa timnya tidak dalam kondisi terburu-buru untuk menambah personel tim sebagai persiapan menghadapi 2019.

"Tidak ada yang mengucapkan selamat tinggal, jadi mungkin kita bisa berbicara soal kemungkinan adanya personel-personel baru," terangnya.

"Tapi itu membutuhkan waktu, kami akan memikirkannya pada musim depan. Untuk hari ini kami sudah memiliki tim yang bagus dan kompak.

“Jika ada personel-personel baru, mereka akan datang tanpa tergesa-gesa. Saya juga tegaskan bahwa kedatangan mereka hanya karena memang benar-benar dibutuhkan.

"Yang terpenting adalah kestabilan, jadi jika ada penambahan, harus bisa dipastikan itu tidak mengganggu dinamika grup yang sudah ada.

"Tim yang bagus hanya memerlukan penambahan, bukan revolusi. Secara pribadi saya tidak pernah percaya dengan revolusi, hanya evolusi," tandasnya.

Slider
List

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
1/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Mattia Binotto, Chief Technical Officer, Ferrari

Mattia Binotto, Chief Technical Officer, Ferrari
2/10

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Mattia Binotto, Ferrari Chief Technical Officer

Mattia Binotto, Ferrari Chief Technical Officer
3/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Mattia Binotto, Ferrari Chief Technical Officer

Mattia Binotto, Ferrari Chief Technical Officer
4/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H

Sebastian Vettel, Ferrari SF71H
5/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Maurizio Arrivabene, Ferrari Team Principal, Mattia Binotto, Ferrari Chief Technical Officer

Maurizio Arrivabene, Ferrari Team Principal, Mattia Binotto, Ferrari Chief Technical Officer
6/10

Foto oleh: Sutton Images

Mattia Binotto, Ferrari Chief Technical Officer

Mattia Binotto, Ferrari Chief Technical Officer
7/10

Foto oleh: Sutton Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H pit stop

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H pit stop
8/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H

Kimi Raikkonen, Ferrari SF71H
9/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Mekanik Ferrari

Mekanik Ferrari
10/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Next article
Hamilton ingin dekati rekor-rekor Schumacher

Artikel sebelumnya

Hamilton ingin dekati rekor-rekor Schumacher

Next article

Smedley akan berpisah dengan Williams di akhir F1 2018

Smedley akan berpisah dengan Williams di akhir F1 2018
Muat komentar