Bos Formula 1 tak mau disamakan dengan NASCAR?

dibagikan
komentar
Bos Formula 1 tak mau disamakan dengan NASCAR?
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
10 Nov 2017 14.52

Bos Formula 1, Chase Carey, mengaku tidak mau disamakan dengan balap NASCAR menyusul kritikan dari Ferrari terkait proposal mesin 2021.

The start of the race

Presiden Ferrari, Sergio Marchionne, menjadi salah satu figur yang paling vokal menentang rencana standardisasi F1, dan menilai bahwa ajang "jet darat" tersebut akan makin mirip seperti NASCAR.

Tapi Carey menegaskan bahwa pihaknya masih ingin menjaga keunikan antara pabrikan mesin dan mobil yang berkompetisi. Di saat yang sama ia berharap juga bisa membuat persaingan menjadi semakin ketat.

"Sebenarnya opini saya tidak berbeda dari yang diungkapkan Ferrari," ujar Carey. "Saya bukan bermaksud menjelekkan NASCAR, tapi kami juga tidak berencana menjadi NASCAR.

"Kami tidak ingin melakukan standardisasi mobil [secara keseluruhan]. Kami tidak ingin ada 20 mobil yang sama identik mengelilingi sirkuit, sementara yang menjadi pembedanya hanya pembalap.

"F1 itu unik, karena mengombinasikan olahraga yang kompetitif dengan teknologi paling mutakhir. Kami ingin setiap tim memiliki kemampuan untuk membangun mobil yang unik, mesin yang unik, dan sasis yang unik.

"Tapi kami ingin kesuksesan juga ditentukan oleh seberapa baik Anda mengelola sumber daya yang dimiliki dalam batasan tertentu. Saya pikir itu akan menjadi persaingan yang lebih sehat.

"Dan bagi mereka yang bisa mengembangkan teknologi, mengembangkan kemampuan yang lebih bagus dari tim-tim lain, itu juga akan membantu mereka meraih kesuksesan tersebut."

Carey kembali menekankan pentingnya persaingan yang lebih ketat di F1 agar fans tidak terus melihat pemenang yang sama.

"Kami ingin semua tim memiliki kesempatan dalam memperebutkan kemenangan," tambahnya.

"Persaingan memang tidak akan pernah bisa dipukul rata sama, dan tim unggulan akan terus berevolusi. Tapi setidaknya kami ingin setiap tim merasakan bahwa mereka punya kesempatan dalam bertarung.

"Setiap olahraga bergantung pada unsur-unsur tidak terduga, dan kami memang ingin unsur tersebut ada pada F1.

"Jika seorang pembalap selalu memenangi balapan tiap minggunya, maka olahraga itu akan menderita.

"Kita butuh kompetisi, kita butuh ketidakpastian, kita butuh finis dan drama yang bagus. Kita harus mampu membuat itu."

"Prioritas kami adalah membuat olahraga ini semakin baik untuk kita dan untuk tim-tim yang saat ini berkompetisi."

Slider
List

Chase Carey, Chief Executive Officer and Executive Chairman of the Formula One Group and Sergio Marc

Chase Carey, Chief Executive Officer and Executive Chairman of the Formula One Group and Sergio Marc
1/10

Foto oleh: Sutton Images

Chase Carey, CEO Formula 1, bersama Sergio Marchionne, Presiden Ferrari

Sebastian Vettel, Ferrari SF70H leads at the start of the race

Sebastian Vettel, Ferrari SF70H leads at the start of the race
2/10

Foto oleh: Sutton Images

The start of the race

The start of the race
3/10

Foto oleh: Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF70H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB13, Lewis Hamilton, Mercedes AMG

Sebastian Vettel, Ferrari SF70H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB13, Lewis Hamilton, Mercedes AMG
4/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Fans eagerly anticipate the start

Fans eagerly anticipate the start
5/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Sebastian Vettel, Ferrari SF70H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB13, Lewis Hamilton, Mercedes AMG

Sebastian Vettel, Ferrari SF70H, Max Verstappen, Red Bull Racing RB13, Lewis Hamilton, Mercedes AMG
6/10

Foto oleh: Charles Coates / LAT Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB13 leads at the start of the race and collides with Sebastian Vett

Max Verstappen, Red Bull Racing RB13 leads at the start of the race and collides with Sebastian Vett
7/10

Foto oleh: Sutton Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB13, Lewis Hamilton, Mercedes-Benz F1 W08 and Sebastian Vettel, Fe

Max Verstappen, Red Bull Racing RB13, Lewis Hamilton, Mercedes-Benz F1 W08 and Sebastian Vettel, Fe
8/10

Foto oleh: Sutton Images

Lewis Hamilton, Mercedes-Benz F1 W08 with rear puncture at the start of the race after colliding wi

Lewis Hamilton, Mercedes-Benz F1 W08 with rear puncture at the start of the race after colliding wi
9/10

Foto oleh: Sutton Images

Zak Brown, Executive Director, McLaren Technology Group, Sean Bratches, Managing Director of Commerc

Zak Brown, Executive Director, McLaren Technology Group, Sean Bratches, Managing Director of Commerc
10/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
FP1 GP Brasil: Hamilton pecahkan rekor Interlagos

Artikel sebelumnya

FP1 GP Brasil: Hamilton pecahkan rekor Interlagos

Next article

FP2 GP Brasil: Hamilton dan Mercedes masih memimpin

FP2 GP Brasil: Hamilton dan Mercedes masih memimpin
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Ferrari Shop Now
Penulis Adam Cooper
Tipe artikel Breaking news