Bos F1: "Kami tidak ingin kehilangan Honda"

Jajaran pimpinan Formula 1 mengaku tengah mencoba melakukan semua yang mereka bisa untuk menyelamatkan keberadaan Honda di ajang 'jet darat' tersebut.

McLaren diperkirakan akan mengambil keputusan final terkait masa depan mereka bersama Honda pada pekan ini. Pernyataan tersebut muncul di tengah-tengah rumor kuat yang menyebutkan bahwa skuat Woking itu akan beralih ke mesin Renault.

Jika skenario tersebut menjadi kenyataan, dan Honda tidak bisa menggaet Toro Rosso untuk musim depan, maka program F1 pabrikan mobil asal Jepang itu dapat berakhir.

Motorsport.com mendapat informasi bahwa presiden FIA, Jean Todt, telah mengirim surat kepada CEO Honda, Takahiro Hachigo, sebagai ungkapan dukungan. FIA juga tengah mencari cara guna menyelamatkan keberadaan Honda di F1.

Bos komersial F1, Sean Bratches, menilai keberadaan Honda di F1 dalam jangka panjang  "akan menguntungkan semua pihak". Ia juga "optimistis" akan tercapainya sebuah solusi.

"Kami tidak ingin kehilangan Honda," ucap Bratches kepada Motorsport.com. "Honda adalah mitra lama dan berharga kami di F1.

"Kami mencoba melakukan semua yang kami bisa untuk menjaga keterlibatan dan perkembangan mereka di olahraga ini.

"Karena menurut kami, akan ada banyak kesempatan besar bagi semua pihak yang terlibat di F1 [jika Honda bertahan."

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Tim McLaren
Tipe artikel Breaking news
Tag berita f1