Bos McLaren berharap pembalap Asia terwakili di F1

Direktur eksekutif McLaren, Zak Brown, menilai Asia sebagai pasar yang besar dan penting bagi Formula 1, dan berharap ada pembalap yang bisa menjadi wakil dari kawasan tersebut.

Sejak penampilan terakhir pembalap Indonesia Rio Haryanto bersama Manor Racing pada balapan GP Jerman 2016, belum ada lagi pembalap Asia yang bisa menembus kasta tertinggi olahraga balap Formula 1.

Asia merupakan rumah dari 4,5 miliar penduduk, lebih dari setengah total populasi dunia. Tapi, selama 10 tahun terakhir, jumlah pembalap F1 yang berasal dari kawasan tersebut masih bisa terhitung dengan tangan.

Jika kita tidak menghitung pembalap-pembalap F1 dari Jepang, maka angka tersebut menurun drastis menjadi tiga saja: Karun Chandhok dan Narain Karthikeyan dari India, dan Rio dari Indonesia.

Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia, Tiongkok justru belum pernah mengirimkan wakil mereka ke balapan F1. Sejak 2013, Ma Qinghua masih menjadi satu-satunya pembalap Tiongkok yang bisa turun di sesi latihan resmi pekan Grand Prix F1.

Padahal Tiongkok dan secara umum Asia, digadang-gadang menjadi salah satu kawasan terpenting bagi F1.

Direktur komersial F1, Sean Bratches, baru-baru ini menggandeng perusahaan pemasaran Lagardere Sport and Entertainment untuk membuka potensi ekspansi GP Tiongkok.

"Saya sangat bangga dengan hubungan erat antara F1 dan olahraga balap di Asia," ucap Bratches.

Jelang GP Hongaria, Brown pun berharap Asia bisa semakin terwakili di F1, baik sebagai lokasi tuan rumah Grand Prix atau mengirimkan wakil mereka sebagai pembalap utama.

"Saya pikir Asia adalah salah satu kawasan terpenting di dunia – kawasan yang besar," ujar bos McLaren itu.

"Beberapa negara seperti Tiongkok misalnya, benar-benar ingin memberikan dampak yang besar [di F1]. Saya ingin melihat Grand Prix kedua di sana, terutama dengan hilangnya GP Malaysia [usai 2017].

Rio Haryanto, Manor Racing on the grid

 

"Saya pikir setiap kawasan juga akan terbantu jika ada pembalap yang berasal dari sana. Tentunya mereka harus memiliki kemampuan yang bagus.

"Pembalap-pembalap dari negara seperti Italia, Jerman, atau Spanyol, mereka bisa menggerakkan tingkat kepopuleran [F1] di negara mereka masing-masing. Jadi itu akan sangat membantu."

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Zak Brown
Tim McLaren
Tipe artikel Breaking news