Formula 1 butuh McLaren bangkit dari keterpurukan - Horner

dibagikan
komentar
Formula 1 butuh McLaren bangkit dari keterpurukan - Horner
Oleh: Ben Anderson
18 Agt 2018 15.37

Team principal Red Bull, Christian Horner, berharap tim rival, McLaren, bisa bangkit dari keterpurukan di Formula 1.

McLaren merupakan tim F1 tersukses kedua dari segi jumlah kemenangan dan gelar juara. Mereka hanya kalah dari Ferrari, tapi skuat Woking itu belum lagi meraih podium sejak balapan pembuka 2014, belum pernah lagi merebut kemenangan sejak 2012, dan belum pernah lagi merengkuh gelar sejak 2008.

Setelah tiga musim penuh drama dan tensi bersama pabrikan mesin Honda, McLaren beralih ke Renault untuk 2018. Tapi mereka tertinggal jauh dari Red Bull yang sudah mencetak tiga kemenangan dengan mesin yang sama.

McLaren mengoleksi 40 poin dari lima balapan pertama, tapi sejak itu perolehan poin mereka hanya bertambah 12 poin. Pembalap bintang mereka, Fernando Alonso, tidak ikut membalap di F1 2019, dan posisinya akan digantikan oleh Carlos Sainz.

Musim depan, Red Bull akan bermitra dengan mantan pemasok mesin McLaren, Honda. Tapi Horner berharap tim rivalnya tersebut bisa segera bangkit karena F1 membutuhkan McLaren yang kompetitif.

"McLaren adalah tim yang hebat," kata Horner kepada Motorsport.com. "Mereka memiliki banyak sejarah, dan jika tidak salah mereka adalah tim kedua dengan jumlah kemenangan terbanyak di Formula 1.

"Jadi Formula 1 membutuhkan Mclaren yang bisa tampil di level tertinggi. Tentu kita sadari mereka masih menghadapi banyak tantangan sekarang ini, dan tampaknya masih dalam keterpurukan. Tapi mudah-mudahan mereka bisa segera mengatasinya."

Slider
List

Christian Horner, Red Bull Racing Team Principal, Zak Brown, McLaren Executive Director

Christian Horner, Red Bull Racing Team Principal, Zak Brown, McLaren Executive Director
1/10

Foto oleh: Sutton Images

Fernando Alonso, McLaren MCL33, Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB14

Fernando Alonso, McLaren MCL33, Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB14
2/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL33, Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB14

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL33, Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB14
3/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Fernando Alonso, McLaren MCL33

Fernando Alonso, McLaren MCL33
4/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing, Fernando Alonso, McLaren MCL33

Daniel Ricciardo, Red Bull Racing, Fernando Alonso, McLaren MCL33
5/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Zak Brown, Executive Director, McLaren Technology Group, Christian Horner, Team Principal, Red Bull

Zak Brown, Executive Director, McLaren Technology Group, Christian Horner, Team Principal, Red Bull
6/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Fernando Alonso, McLaren MCL33

Fernando Alonso, McLaren MCL33
7/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Fernando Alonso, McLaren MCL33

Fernando Alonso, McLaren MCL33
8/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Lando Norris, McLaren MCL33

Lando Norris, McLaren MCL33
9/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL33 pit stop

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL33 pit stop
10/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
Grosjean pada Leclerc: Musim kedua akan lebih sulit

Artikel sebelumnya

Grosjean pada Leclerc: Musim kedua akan lebih sulit

Next article

Magnussen bidik gelar juara "Kelas B" Formula 1 2018

Magnussen bidik gelar juara "Kelas B" Formula 1 2018
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim McLaren Shop Now
Penulis Ben Anderson
Tipe artikel Breaking news