FIA sebut Grosjean lupakan aturan penting bendera biru

dibagikan
komentar
FIA sebut Grosjean lupakan aturan penting bendera biru
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
17 Sep 2018 09.51

Direktur balap Formula 1 dari FIA, Charlie Whiting, menganggap pelanggaran yang dilakukan Romain Grosjean pada balapan GP Singapura sebagai salah satu contoh terburuk dalam aturan bendera biru.

Grosjean dijatuhi penalti waktu lima detik dan tambahan dua poin penalti akibat mengabaikan bendera biru saat rombongan pimpinan balapan, Lewis Hamilton dan Max Verstappen, menempel di belakangnya.

Sebelum memberikan jalan untuk Hamilton dan Verstappen, pembalap Haas itu terlibat dalam duel sengit melawan sesama backmarker, Sergey Sirotkin.

Baca Juga:

"Romain benar-benar melupakan aturan penting dari bendera biru," tutur Whiting.

"Yakni, jika Anda terlibat dalam sebuah pertarungan maka Anda harus segera melupakan itu dan minggir [untuk memberikan jalan].

"Saya sudah beberapa kali menekankan hal itu, dan menurut saya dia sudah benar-benar melupakannya.

"Dia terlalu fokus dengan pertarungannya melawan Sirotkin sampai-sampai dia lupa panel lampu telah menyala dengan nomor mobilnya. Lewis juga melaju jauh lebih kencang.

"Itu bisa dibilang menjadi salah satu contoh terburuk dari pelanggaran bendera biru yang pernah saya lihat."

Grosjean telah mengeluarkan permintaan maaf, dan mengakui bahwa dirinya terlalu fokus dengan pertarungannya sendiri.

"Saya meminta maaf jika saya menghalangi seseorang, itu sama sekali tidak disengaja," kata Grosjean.

"Saya telah berusaha sebaik mungkin, karena saya bertarung dengan Sergey yang mengira dia sedang melakukan balapan gokart.

"Saya tidak bisa melambatkan laju, karena Pierre [Gasly] berada di belakang girboks saya, dan Sergey berada di depan sayap mobil saya.

“Jadi saya harus menyalipnya, dan sesegera mungkin memberikan jalan untuk Lewis."

Dengan tambahan poin penalti ini, maka Grosjean hanya kurang tiga poin sebelum dilarang mengikuti satu balapan. Setiap ganjaran poin memiliki masa kedaluwarsa 12 bulan. Oleh karena itu Grosjean baru akan mendapat pengurangan setelah GP Meksiko.

Slider
List

Sergey Sirotkin, Williams FW41, Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18, Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso STR13

Sergey Sirotkin, Williams FW41, Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18, Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso STR13
1/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18
2/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18
3/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18
4/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18
5/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18
6/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18, leads Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso STR13

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18, leads Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso STR13
7/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18
8/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18

Romain Grosjean, Haas F1 Team VF-18
9/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Romain Grosjean, Haas F1 Team

Romain Grosjean, Haas F1 Team
10/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

 

Artikel Formula 1 berikutnya
Vettel bela strategi "agresif" Ferrari di Singapura

Artikel sebelumnya

Vettel bela strategi "agresif" Ferrari di Singapura

Next article

Hamilton bangga tak buat kesalahan seperti Vettel

Hamilton bangga tak buat kesalahan seperti Vettel
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Singapura
Lokasi Singapore Street Circuit
Pembalap Romain Grosjean Shop Now
Tim Haas F1 Team
Penulis Adam Cooper
Tipe artikel Breaking news