Formula 1 batalkan niat ubah sistem pembagian poin

dibagikan
komentar
Formula 1 batalkan niat ubah sistem pembagian poin
Oleh: Scott Mitchell
12 Okt 2018 11.40

Formula 1 membatalkan wacana perubahan sistem pembagian poin yang awalnya dipersiapkan untuk musim depan.

Berdasarkan regulasi yang saat ini berlaku, hanya pembalap sepuluh besar yang berhak mendulang poin. Namun dalam pertemuan Grup Strategi F1 baru-baru ini, salah satu topik yang dibahas adalah perluasan penyebaran poin hingga urutan ke-20.

Tapi pada akhirnya rencana tersebut tidak akan diterapkan di musim 2019.

"Itu adalah sebuah wacana yang jika disetujui semua pihak, maka baru bisa kami coba perkenalkan di 2019," kata direktur balap F1 dari FIA, Charlie Whiting.

Dengan demikian F1 akan tetap menggunakan sistem poin 25-18-15-12-10-8-6-4-2-1 yang sudah digunakan sejak musim 2010.

Sejarah sistem poin F1

Di musim perdana Formula 1 pada 1950, poin diberikan kepada pembalap yang finis di posisi lima besar, dengan rincian pembagian 8-6-4-3-2. Bonus satu poin juga dihadiahi untuk pembalap yang mencetak lap tercepat.

Sepuluh tahun kemudian pada 1960, peraih lap tercepat dicoret dari daftar penerima poin, dan sebagai gantinya satu poin tersebut dipindahkan untuk pembalap yang finis di urutan keenam.

Pada musim berikutnya, pemenang balapan berhak merengkuh sembilan poin. Sistem ini bertahan hingga 1991 di mana pemenang mendapat satu poin tambahan lagi menjadi 10.

Perubahan ganda terjadi pada musim 2003 dengan perluasan jumlah penerima poin menjadi delapan besar sekaligus mengubah rincian pembagian poin menjadi 10-8-6-5-4-3-2-1.

Dan akhirnya pada 2010, jumlah poin yang diterima pemenang balapan bertambah menjadi 25, begitu juga dengan jumlah pembalap yang berhak menerima poin menjadi sepuluh besar. Sistem inilah yang hingga saat ini masih digunakan F1.

Slider
List

Aksi start

Aksi start
1/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Aksi start

Aksi start
2/10

Foto oleh: Manuel Goria / Sutton Images

Aksi start

Aksi start
3/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Aksi start

Aksi start
4/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Start action, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, leads Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W09 and Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Start action, Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, leads Valtteri Bottas, Mercedes AMG F1 W09 and Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
5/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Aksi start

Aksi start
6/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Aksi start

Aksi start
7/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Aksi start

Aksi start
8/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Aksi start

Aksi start
9/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Aksi start

Aksi start
10/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
RESMI: Williams rekrut Russell musim depan

Artikel sebelumnya

RESMI: Williams rekrut Russell musim depan

Next article

Hakkinen: Formula 1 butuh perang pabrikan ban

Hakkinen: Formula 1 butuh perang pabrikan ban
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Scott Mitchell
Tipe artikel Breaking news