Formula 1 ingin "hapuskan" penalti grid di 2021

dibagikan
komentar
Formula 1 ingin
Jonathan Noble
Oleh: Jonathan Noble
Co-author: Oleg Karpov
9 Mei 2018 12.08

Pimpinan Formula 1 berencana "menghapuskan semua penalti grid" yang dimulai dengan kemungkinan perubahan regulasi girboks.

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, Brendon Hartley, Toro Rosso STR13 Honda, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14 Tag Heuer, and Daniel Ricciardo, Red Bull Racing RB14 Tag Heuer

Salah satu bos F1, Ross Brawn, sudah lama frustrasi dengan banyaknya kejadian penalti grid yang diterima pembalap akibat melebihi alokasi komponen mesin dan girboks. Mantan team principal itu bahkan menyebutnya sebagai "kejadian konyol".

Untuk mengatasi hal tersebut, F1 sebenarnya sudah mencoba melakukan penyederhanaan sistem di musim 2018. Tapi direktur balap, Charlie Whiting, berkata bahwa pihaknya kini berupaya mengurangi jumlah hukuman penalti secara signifikan untuk 2021.

"Kami ingin menghapuskan semua grid penalti. Itu jika kami bisa," ujar Whiting kepada Motorsport.com. "Itu yang sedang kami kerjakan."

Peraturan penalti girboks yang saat ini ada mungkin akan tetap berlaku sampai perubahan regulasi terjadi di 2021. F1 mewajibkan pembalap memakai satu girboks yang sama pada enam balapan berturut-turut. Langkah ini dinilai telah efektif menekan jumlah pengeluaran biaya.

Tapi ketika tim terpaksa harus mengganti girboks, tim tidak punya pilihan selain menerima penalti grid.

Maka ada proposal untuk mengubah peraturan girboks dengan sistem alokasi seperti yang saat ini berlaku pada komponen mesin.

Ketika ditanya apakah F1 akan mengubah peraturan girboks dalam waktu dekat ini, Whiting menjawab: "Tidak perlu, karena ini adalah sistem yang bagus.

"Tapi jika ada perubahan, mungkin sistemnya akan seperti alokasi komponen mesin. Jadi nanti tim dibatasi tiga girboks per tahun, dan mereka bisa sesuka hati memakai girboks yang mana, tapi hanya tiga itu yang bisa mereka pakai.

 "Itu salah satu yang sedang kami pertimbangkan untuk 2021."

VIDEO: HANS: Penyelamat nyawa pembalap

Slider
List

Charlie Whiting, FIA Delegate (kiri)

Charlie Whiting, FIA Delegate (kiri)
1/10

Foto oleh: Sutton Images

Sebastian Vettel, Ferrari, Charlie Whiting, FIA Delegate

Sebastian Vettel, Ferrari, Charlie Whiting, FIA Delegate
2/10

Foto oleh: Sutton Images

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14 Tag Heuer

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14 Tag Heuer
3/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Pierre Gasly, Toro Rosso STR13 Honda, Lance Stroll, Williams FW41 Mercedes, Charles Leclerc, Sauber C37 Ferrari, Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team R.S. 18

Pierre Gasly, Toro Rosso STR13 Honda, Lance Stroll, Williams FW41 Mercedes, Charles Leclerc, Sauber C37 Ferrari, Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team R.S. 18
4/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Pierre Gasly, Toro Rosso STR13 Honda, leads Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team R.S. 18, Lance Stroll, Williams FW41 Mercedes, Charles Leclerc, Sauber C37 Ferrari

Pierre Gasly, Toro Rosso STR13 Honda, leads Nico Hulkenberg, Renault Sport F1 Team R.S. 18, Lance Stroll, Williams FW41 Mercedes, Charles Leclerc, Sauber C37 Ferrari
5/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Sergio Perez, Force India VJM11

Sergio Perez, Force India VJM11
6/10

Foto oleh: Sutton Images

Charles Leclerc, Sauber C37

Charles Leclerc, Sauber C37
7/10

Foto oleh: Sutton Images

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL33

Stoffel Vandoorne, McLaren MCL33
8/10

Foto oleh: Sutton Images

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14

Max Verstappen, Red Bull Racing RB14
9/10

Foto oleh: Sutton Images

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team R.S. 18

Carlos Sainz Jr., Renault Sport F1 Team R.S. 18
10/10

Foto oleh: Sutton Images

Next article
Martin Donnelly: Jika tidak terpental, mungkin saya mati

Artikel sebelumnya

Martin Donnelly: Jika tidak terpental, mungkin saya mati

Next article

F1 ingin bereksperimen dengan grafik TV halo

F1 ingin bereksperimen dengan grafik TV halo
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Jonathan Noble