Formula 1 kemungkinan beralih ke ban 18 inci di 2021

dibagikan
komentar
Formula 1 kemungkinan beralih ke ban 18 inci di 2021
Adam Cooper
Oleh: Adam Cooper
4 Jun 2018 11.53

Formula 1 dan FIA tengah menjajaki kemungkinan beralih ke ban ukuran 18 inci sebagai bagian dari perombakan regulasi di musim 2021.

Pirelli tyres
Marco Tronchetti Provera, Executive Vice Chairman and Chief Executive Officer, Pirelli, with Mario Isola, Racing Manager, Pirelli Motorsport
Dr. Dieter Zetsche, CEO of Daimler AG and Tronchetti Provera, Pirelli President
Mario Isola, Racing Manager, Pirelli Motorsport
Red Bull Racing mechanic washes Pirelli tyres
Renault Sport F1 Team mechanic and Pirelli tyres
The Pirelli hospitality area
Pirelli flags
Lotus E22 on 18 inch Pirelli tyres
Ban Pirelli ukuran 18 inci

Seorang narasumber dari Formula 1 berbicara kepada Motorsport.com bahwa rencana perubahan ukuran ban dari 13 inci menjadi 18 inci "kemungkinan besar" akan terjadi.

Ketika ditanya apakah informasi tersebut benar, direktur balap FIA, Charlie Whiting, menjawab: "Bisa dibilang demikian. Itu menjadi salah satu topik yang sedang kami bahas."

Pirelli memang telah lama mendukung rencana ini sejak beberapa tahun yang lalu. Pada 2014, Charles Pic melakukan uji coba ban 18 inci di Silverstone. Setahun kemudian, Martin Brundle juga melakukan hal yang sama tapi dengan mobil GP2 di Monako.

Pabrikan ban asal Italia itu meyakini bahwa ban 18 inci (yang saat ini sudah digunakan di WEC dan Formula E) lebih sejalan dengan teknologi yang ada pada mobil jalanan.

Alasan mengapa Formula 1 saat ini belum beralih dari ban 13 inci adalah karena ban 18 inci akan berdampak besar pada desain suspensi, dengan kata lain biaya akan ikut bertambah. Tapi sekarang makin banyak orang mulai mendukung dilakukannya perubahan.

Beberapa tim bahkan ingin proses peralihan tersebut dipercepat menjadi 2020, tahun terakhir regulasi yang saat ini berlaku. Tapi konsensus umum menyatakan bahwa untuk alasan logis, perubahan sebaiknya tetap dilakukan di 2021, berbarengan dengan perombakan regulasi besar-besaran.

Pirelli, yang masa kontrak eksklusifnya dengan F1 akan habis di akhir 2019 menyatakan siap memasok ban 18 inci.

"Kami terbuka [dengan ide ban 18 inci]," ucap CEO Pirelli, Marco Tronchetti Provera. "Tentu saja mereka perlu mencari regulasi yang tepat, dan memastikan tiap tim siap dengan ban baru ini.

"Ada beberapa isu seperti aerodinamika, suspensi, dan semacamnya. Ketika tim siap, kami juga akan siap.

"Bagi kami yang terpenting adalah teknologi. Kami senang dengan ukuran 13 inci, kami juga senang dengan 18 inci. Ban akan semakin terlihat, jadi semakin besar, semakin bagus. Tapi tantangan teknologinya akan berbeda."

Jika F1 pada akhirnya memutuskan beralih ke ban 18 inci, maka Pirelli harus melakukan serangkaian tes dengan mobil yang suspensinya telah dimodifikasi.

"Untuk saat ini kami belum membahas detailnya," ujar bos Pirelli F1, Mario Isola, kepada Motorsport.com. "Karena jangankan regulasi soal ban, regulasi umumnya juga masih belum jelas.

"Kami telah berkata bahwa kami siap melakukan apapun yang mereka minta, selama diberikan waktu untuk melakukan testing.

"Kami harus membuat rencana yang benar-benar. Sebelumnya kami pernah diminta untuk membuat ban yang berbeda, kemudian ban yang lebih lebar. Jadi kami selalu berusaha memenuhi apa yang diminta F1.

"Tapi kami membutuhkan mobil yang bisa dipakai untuk tes. Sama seperti saat 2016 di mana kami sedang menguji coba ban yang lebih lebar."

Isola berpendapat bahwa ban 18 inci sebaiknya diperkenalkan berbarengan dengan mobil generasi terbaru di 2021.

"Menurut saya 2020 masih terlalu dini untuk perubahan besar seperti itu," tambahnya. "Dan tidak masuk akal karena 2021 kita juga akan melihat perubahan di bagian lain. Jadi lebih baik dilakukan di waktu yang bersamaan."

Ikuti Motorsport.com di:

Slider
List

Pirelli tyres

Pirelli tyres
1/10

Foto oleh: LAT Images

Marco Tronchetti Provera, Chief Executive Officer, Pirelli, Mario Isola, Racing Manager, Pirelli Motorsport

Marco Tronchetti Provera, Chief Executive Officer, Pirelli, Mario Isola, Racing Manager, Pirelli Motorsport
2/10

Foto oleh: LAT Images

Dr. Dieter Zetsche, CEO of Daimler AG, Tronchetti Provera, Pirelli President

Dr. Dieter Zetsche, CEO of Daimler AG, Tronchetti Provera, Pirelli President
3/10

Foto oleh: Sutton Images

Mario Isola, Racing Manager, Pirelli Motorsport

Mario Isola, Racing Manager, Pirelli Motorsport
4/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Red Bull Racing mechanic washes Pirelli tyres

Red Bull Racing mechanic washes Pirelli tyres
5/10

Renault Sport F1 Team mechanic and Pirelli tyres

Renault Sport F1 Team mechanic and Pirelli tyres
6/10

The Pirelli hospitality area

The Pirelli hospitality area
7/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Pirelli flags

Pirelli flags
8/10

Foto oleh: Gold and Goose / LAT Images

Pirelli tyres are washed

Pirelli tyres are washed
9/10

Pirelli tyres

Pirelli tyres
10/10

Foto oleh: FIA Formula 2

Next article
Toro Rosso dihadapkan target tak realistis sejak Bahrain

Artikel sebelumnya

Toro Rosso dihadapkan target tak realistis sejak Bahrain

Next article

Eksklusif: Bos Formula 1 bicara ekspansi ke Asia

Eksklusif: Bos Formula 1 bicara ekspansi ke Asia
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Penulis Adam Cooper
Tipe artikel Breaking news