Gasly tak ingin dinomorduakan Red Bull

dibagikan
komentar
Gasly tak ingin dinomorduakan Red Bull
Oleh:
Co-author: Oleg Karpov
18 Jan 2019 14.42

Promosi ke tim utama Red Bull pada Formula 1 2019, Pierre Gasly, menegaskan dirinya tak akan menjadi pembalap nomor dua untuk Max Verstappen.

Gasly, lama tergabung dalam skuat junior Red Bull, melakoni debut musim penuhnya di F1 bersama Toro Rosso pada 2018. Dalam klasemen akhir, ia menduduki peringkat ke-15 dengan koleksi 29 poin dan finis keempat di GP Bahrain sebagai capaian terbaiknya tahun lalu.

Pembalap Perancis itu kemudian mendapat promosi ke skuat utama Red Bull untuk musim 2019, menggantikan Daniel Ricciardo, yang hijrah ke Renault, sebagai pendamping Verstappen.

“Jelas saya akan bersanding dengan salah satu pembalap terbaik di grid F1 saat ini. Bagi saya itu adalah tantangan besar,” kata Gasly kepada Motorsport.com.

“Jadi saya akan memerlukan untuk bisa kompetitif. Tapi bukan berarti di sana saya akan menjadi pembalap nomor dua. Itu bukan yang saya inginkan.

“Jika saya punya mobil dengan potensi menang, maka itu yang ingin saya lakukan. Dan jika potensinya hanya untuk lima besar, maka itu yang menjadi target buat saya.

“Toh tahun lalu adalah musim penuh pertama saya di Formula 1. Tentu musim demi musim, saya akan berkembang lebih baik lagi. Karena pengalaman berperan sangat penting.

“Jadi saya tahu saya belum mencapai potensi saya yang sesungguhnya. Namun, itulah satu-satunya motivasi saya, dan saya berkomitmen penuh melakukan segalanya demi mencapai level terbaik saya secepat mungkin.”

Gasly melanjutkan, dirinya sudah tidak sabar bertandem dengan Verstappen. Akan tetapi, ia mengaku akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Pasalnya kultur kerja di tim Red Bull yang bermarkas di Inggris, berbeda dari kultur Toro Rosso yang merupakan tim asal Italia.

“Pastinya saya akan membutuhkan waktu untuk bisa nyaman dengan tim, untuk terbiasa denagn mobil, para staf, dan kultur kerja mereka,” tambah Gasly.

“Datang dari Toro Rosso ke Red Bull, menurut saya, akan ada perbedaan target, perbedaan kultur, karena di Red Bull lebih kental dengan kultur Inggris.

“Jadi hal-hal seperti ini membutuhkan sedikit waktu, tapi ya, Max adalah salah satu pembalap terkencang saat ini. Itu membuat saya antusias karena itu salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan,” terangnya.

Slider
List

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14
1/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Pierre Gasly, Red Bull Racing

Pierre Gasly, Red Bull Racing
2/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Pierre Gasly, Red Bull Racing

Pierre Gasly, Red Bull Racing
3/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Pierre Gasly, Toro Rosso, Max Verstappen, Red Bull Racing

Pierre Gasly, Toro Rosso, Max Verstappen, Red Bull Racing
4/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14
5/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14
6/10

Foto oleh: Mark Sutton / Sutton Images

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14
7/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Max Verstappen, Red Bull Racing, Pierre Gasly, Toro Rosso

Max Verstappen, Red Bull Racing, Pierre Gasly, Toro Rosso
8/10

Foto oleh: Jerry Andre / Sutton Images

Pierre Gasly, Red Bull Racing

Pierre Gasly, Red Bull Racing
9/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14

Pierre Gasly, Red Bull Racing RB14
10/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Next article
Terpuruk, bos teknis Williams akui kesalahannya

Artikel sebelumnya

Terpuruk, bos teknis Williams akui kesalahannya

Next article

Komentar pedas Red Bull terhadap Formula E

Komentar pedas Red Bull terhadap Formula E
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Pembalap Pierre Gasly
Tim Red Bull Racing Shop Now
Penulis Lewis Duncan