Formula 1 2018

Haas: Tuduhan rival soal Ferrari tak didasari fakta

Team principal Haas, Gunther Steiner, membantah tuduhan bahwa tim Formula 1 asal Amerika Serikat tersebut mendapat dukungan teknis Ferrari lebih dari yang diizinkan regulasi.

Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-18 Ferrari, Max Verstappen, Red Bull Racing RB14 Tag Heuer

Haas tampil kuat sepanjang tes pramusim di Barcelona. Skuat yang bermarkas di Kannapolis, Amerika Serikat itu juga sempat mengisi posisi keempat dan kelima pada balapan GP Australia sebelum tersingkir akibat bencana pitstop.

Performa Haas yang meningkat tajam dibanding tahun lalu membuat tim-tim rival seperti Force India dan McLaren menuntut investigasi hubungan kerja sama mereka dengan Ferrari.

Tapi Steiner mengklaim bahwa timnya tidak melakukan pelanggaran dan tetap mematuhi regulasi yang berlaku.

"Semua orang boleh mengeluarkan opini," ucap Steiner. "Tapi beberapa opini tersebut, saya pikir tidak didasari oleh fakta. Jadi itu tidak ada nilainya buat saya."

"Menurut saya, semua orang di Haas F1 Team bisa berbangga dengan hasil kerja mereka sepanjang musim dingin dalam bentuk mobil VF-18 yang kompetitif. Itu berkat mereka, dan mereka bisa berbangga. Jika orang lain punya masalah, sah-sah saja.

"Seperti yang dilakukan tim lain, kami melaporkan apa yang kami lakukan kepada FIA. Itulah mengapa saya yakin kami tidak melakukan pelanggaran. Saya tidak punya masalah dengan operasi bisnis kami.

“Kami mendesain perangkat aero kami sendiri, sesuai dengan regulasi. Dan ya, kami memang menggunakan beberapa komponen mekanis dari Ferrari, tapi semua orang sudah tahu itu sejak dua tahun lalu."

Ikuti Motorsport.com di:

1/10

Guenther Steiner, Team Principal, Haas F1

2/10

Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-18

Foto oleh: Sutton Images

3/10

Kevin Magnussen, Haas F1 Team VF-18

Foto oleh: Sutton Images
Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Romain Grosjean , Kevin Magnussen
Tim Haas F1 Team
Tipe artikel Breaking news
Tag berita f1, steiner
Topik Formula 1 2018