F1 harus izin ke Formula E jika ingin beralih ke elektrik

dibagikan
komentar
F1 harus izin ke Formula E jika ingin beralih ke elektrik
Oleh: Alex Kalinauckas
11 Agt 2018 10.56

Bos Formula E, Alejandro Agag, mengatakan Formula 1 harus meminta izin kepada pihaknya jika ingin sepenuhnya beralih ke tenaga elektrik dalam satu dekade ke depan.

Direktur olahraga F1, Ross Brawn, mengklaim bahwa "tidak ada yang bisa menghentikan" ajang jet darat tersebut jika ingin sepenuhnya beralih ke tenaga elektrik di masa mendatang.

"Jika pada lima atau 10 tahun yang akan datang ada keharusan untuk berganti jenis power unit di Formula 1, maka kami akan melakukannya," ungkap Brawn.

Tapi CEO dan pendiri Formula E, Alejandro Agag, mengatakan hal tersebut tidak memungkinkan karena pihaknya telah menjalin kesepakatan eksklusif dengan FIA.

Baca Juga:

"Ross berkata Formula 1 akan beralih ke tenaga elektrik dalam 10 tahun yang akan datang. Tapi kenyataannya mereka tidak akan bisa," kata Agag kepada Motorsport.com.

"Formula E telah memegang lisensi eksklusif dengan FIA untuk 25 musim, sementara kita baru menyelesaikan empat musim. Jadi Formula 1 baru bisa beralih ke elektrik untuk yang pertama kalinya pada tahun 2039. Itupun jika kami tidak memperbarui kontrak dengan FIA, dan kami tidak melihat ada alasan tidak memperpanjangnya.

"Kami punya hak eksklusif setidaknya hingga 2039, jadi sebelum itu F1 tidak bisa berganti ke elektrik. Tentu kisahnya akan berbeda jika mereka mengajak kami berdiskusi, karena saya selalu terbuka untuk berbincang dengan orang lain.

“Tapi selama pembicaraan itu belum dilakukan, maka mereka tidak punya cara untuk sepenuhnya beralih ke elektrik."

Slider
List

Maro Engel, Venturi Formula E Team, Nick Heidfeld, Mahindra Racing

Maro Engel, Venturi Formula E Team, Nick Heidfeld, Mahindra Racing
1/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Alejandro Agag, CEO, Formula E

Alejandro Agag, CEO, Formula E
2/10

Foto oleh: Sam Bagnall / LAT Images

Jean-Eric Vergne, Techeetah

Jean-Eric Vergne, Techeetah
3/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Trek

Trek
4/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Peluncuran generasi terbaru mobil Formula E

Peluncuran generasi terbaru mobil Formula E
5/10

Foto oleh: FIA Formula E

Alejandro Agag, CEO, Formula E, Jean Todt, Presiden FIA

Alejandro Agag, CEO, Formula E, Jean Todt, Presiden FIA
6/10

Foto oleh: Sam Bloxham / LAT Images

Ross Brawn, Managing Director of Motorsports, FOM

Ross Brawn, Managing Director of Motorsports, FOM
7/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Aksi start

Aksi start
8/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Aksi start

Aksi start
9/10

Foto oleh: Malcolm Griffiths / LAT Images

Oliver Turvey, NIO Formula E Team

Oliver Turvey, NIO Formula E Team
10/10

Foto oleh: Alastair Staley / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
F1 siap ambil risiko demi gelar balapan baru

Artikel sebelumnya

F1 siap ambil risiko demi gelar balapan baru

Next article

KTM: Pembalap F1 bisa diganti dengan boneka

KTM: Pembalap F1 bisa diganti dengan boneka
Load comments

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1 , Formula E
Pembalap Ross Brawn
Penulis Alex Kalinauckas
Tipe artikel Breaking news