Honda batal terapkan modifikasi usai keputusan mendadak FIA

dibagikan
komentar
Honda batal terapkan modifikasi usai keputusan mendadak FIA
Scott Mitchell
Oleh: Scott Mitchell
9 Okt 2018 03.29

Honda terpaksa membatalkan modifikasi yang akan mereka terapkan setelah tiba-tiba mendapat larangan dari FIA hanya beberapa saat menjelang start balapan Formula 1 GP Jepang.

Tampil di kandang sendiri, pabrikan asal Jepang itu berencana menerapkan perubahan pada mobil Pierre Gasly usai kualifikasi, dalam kondisi parc ferme. Langkah ini dilakukan pada mesin baru mereka guna mengatasi masalah getaran yang terjadi saat memindahkan gigi ke atas.

Baca Juga:

Menjelang ronde di Suzuka, FIA mengonfirmasi bahwa Honda berniat mengubah pengaturan pada sistem pengapian mobil Toro Rosso, dan permintaan tersebut sudah disetujui secara formal oleh delegasi teknisi FIA, Jo Bauer.

Namun saat berada di starting grid, hanya beberapa menit menjelang dimulainya balapan, Honda mengungkapkan bahwa mereka dipaksa harus kembali ke pengaturan awal, tanpa ada penjelasan.

Motorsport.com meyakini bahwa Honda dianggap tidak melakukan perubahan sesuai seperti yang diizinkan.

Akibatnya, Gasly harus mengubah caranya memindahkan gigi ke atas selama balapan yang akhirnya ia tuntaskan dengan finis di urutan ke-11 setelah start dari grid ketujuh.

Honda mengonfirmasi bahwa isu ini tidak mempengaruhi performa mesin, namun mereka tetap meminta penjelasan dari FIA soal keputusan mendadak tersebut.

"Kami mengajukan permintaan untuk melakukan perubahan selama parc ferme kepada FIA," ucap direktur teknis Honda F1, Toyoharu Tanabe.

"Mereka menyetujuinya, dan merilis dokumen. Saya harus mencari tahu alasan pasti mengapa keputusan itu mereka ubah. Itu dilakukan oleh seseorang.

“Kami kaget, karena mereka awalnya bilang ya, tapi tiba-tiba saat di grid, mereka bilang tidak.

"Kami harus menghormati keputusan FIA, jadi kami berganti ke yang sebelumnya."

Meski mengalami masalah getaran dan gagal mendulang poin pada balapan, pembaruan mesin Honda tetap dipuji kedua pembalap Toro Rosso yang berhasil menembus babak Q3 kualifikasi.

Slider
List

Franz Tost, Team Principal, Scuderia Toro Rosso, and Toyoharu Tanabe, F1 Technical Director, Honda

Franz Tost, Team Principal, Scuderia Toro Rosso, and Toyoharu Tanabe, F1 Technical Director, Honda
1/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Brendon Hartley, Toro Rosso STR13

Brendon Hartley, Toro Rosso STR13
2/10

Foto oleh: Zak Mauger / LAT Images

Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso

Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso
3/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso STR13

Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso STR13
4/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Mobil Brendon Hartley, Toro Rosso STR13, di grid

Mobil Brendon Hartley, Toro Rosso STR13, di grid
5/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Brendon Hartley, Toro Rosso STR13

Brendon Hartley, Toro Rosso STR13
6/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Franz Tost, Team Principal, Toro Rosso, Toyoharu Tanabe, F1 Technical Director, Honda

Franz Tost, Team Principal, Toro Rosso, Toyoharu Tanabe, F1 Technical Director, Honda
7/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Brendon Hartley, Toro Rosso STR13

Brendon Hartley, Toro Rosso STR13
8/10

Foto oleh: Steven Tee / LAT Images

Brendon Hartley, Toro Rosso STR13

Brendon Hartley, Toro Rosso STR13
9/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Fans Toro Rosso

Fans Toro Rosso
10/10

Foto oleh: Andy Hone / LAT Images

Artikel Formula 1 berikutnya
Hamilton: Mercedes ungguli Ferrari dalam perang urat saraf

Artikel sebelumnya

Hamilton: Mercedes ungguli Ferrari dalam perang urat saraf

Next article

FIA bantah jadi penyebab performa Ferrari turun

FIA bantah jadi penyebab performa Ferrari turun
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Event GP Jepang
Tim Toro Rosso Shop Now
Penulis Scott Mitchell
Tipe artikel Breaking news