Honda berharap kemitraan Red Bull "tidak seperti McLaren"

dibagikan
komentar
Honda berharap kemitraan Red Bull
Scott Mitchell
Oleh: Scott Mitchell
17 Mei 2018 11.26

Jika kemitraan Honda dengan Red Bull menjadi kenyataan, pabrikan mesin Formula 1 asal Jepang itu berharap tidak mengalami situasi yang sama seperti saat bersama McLaren.

Brendon Hartley, Toro Rosso STR13, Fernando Alonso, McLaren MCL33

Bos motorsport Honda, Masashi Yamamoto, bertemu dengan konsultan motorsport Red Bull, Helmut Marko, di Spanyol pekan lalu untuk membahas prospek kemitraan antara kedua belah pihak.

Selagi menunggu keputusan dari Red Bull, Yamamoto mengungkapkan bahwa Honda juga akan mengevaluasi apakah mereka mampu memasok mesin untuk dua tim sekaligus.

"Kami menganggapnya sebagai hal yang positif, karena itu berarti kami punya lebih banyak waktu untuk berkonsultasi," ujarnya kepada Motorsport.com. "Kami sangat positif. Jika kami bisa bekerja sama dengan Red Bull, maka itu menjadi hal yang besar untuk Honda, karena mereka adalah tim yang top.

"Ini akan memberikan kami semacam tekanan sebagai pemasok mesin. Kami harus mempertimbangkan beragam aspek dengan sangat matang. Karena pertanyaannya adalah: apakah kami bisa menangani permintaan dari tim sebesar Red Bull?

"Kami harus bisa merasakan beban tanggung jawab untuk memasok mesin."

Honda tengah bersiap melakukan ekspansi seperti penambahan staf. Yamomoto juga berujar bahwa struktur organisasi akan menjadi lebih "padu" di tingkat manajemen, meski sektor teknis masih akan tetap dipisah.

Direktur teknis, Toyoharu Tanabe, kemungkinan besar akan memimpin dan mengawasi segala kegiatan Honda di sirkuit.

Jika kemitraan dengan Red Bull menjadi kenyataan, maka Honda bisa kembali masuk dalam sorotan seperti saat memasok mesin untuk McLaren yang penuh dengan drama.

"Kemitraan kami dengan McLaren cukup sulit, tapi juga menjadi pengalaman," tambah Yamamoto. "Mereka memberikan kami pelajaran berharga sebagai mitra mesin."

"Sekarang kami bekerja sama dengan Toro Rosso, yang berjalan sangat baik. Jika kami bermitra dengan Red Bull, kami berharap situasinya tidak akan sama seperti saat bersama McLaren."

Ikuti Motorsport.com di:

Slider
List

Jake Dennis, Red Bull Racing RB14

Jake Dennis, Red Bull Racing RB14
1/10

Foto oleh: Joe Portlock / LAT Images

Logo Honda

Logo Honda
2/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Toro Rosso STR13

Toro Rosso STR13
3/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Katsushi Inoue, Presiden Honda Motor Eropa

Katsushi Inoue, Presiden Honda Motor Eropa
4/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Toyoharu Tanabe, F1 Technical Director, Honda

Toyoharu Tanabe, F1 Technical Director, Honda
5/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Sean Gelael, Toro Rosso STR13

Sean Gelael, Toro Rosso STR13
6/10

Foto oleh: Glenn Dunbar / LAT Images

Toyoharu Tanabe, F1 Technical Director, Honda

Toyoharu Tanabe, F1 Technical Director, Honda
7/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Toyoharu Tanabe, F1 Technical Director, Honda

Toyoharu Tanabe, F1 Technical Director, Honda
8/10

Foto oleh: Andrew Hone / LAT Images

Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso STR13

Pierre Gasly, Scuderia Toro Rosso STR13
9/10

Jake Dennis, Red Bull Racing RB14

Jake Dennis, Red Bull Racing RB14
10/10
Next article
Gelael di Toro Rosso, Tost: "Ini bukan soal uang"

Artikel sebelumnya

Gelael di Toro Rosso, Tost: "Ini bukan soal uang"

Next article

Barcelona dan Spanyol adu argumen soal lagu kebangsaan

Barcelona dan Spanyol adu argumen soal lagu kebangsaan
Muat komentar

Tentang artikel ini

Kejuaraan Formula 1
Tim Red Bull Racing Shop Now
Penulis Scott Mitchell