Formula 1 2017

Honda sempat khawatir mesin Alonso rusak parah

Honda ungkap kekhawatiran mereka setelah kecelakaan tikungan pertama yang dialami Fernando Alonso di GP Singapura.

Alonso sempat menyodok ke posisi ketiga selepas start balapan GP Singapura, sebelum bernasib sial dan terlibat dalam kecelakaan yang dipicu tabrakan antara Kimi Raikkonen dan Max Verstappen di tikungan pertama.

Meski Alonso masih bisa menjalankan mobilnya setelah tertabrak, kerusakan pada mobil MCL32 yang ia kemudikan terlalu parah. Lubang pada bagian knalpot dan kabel elektronik yang menjuntai memaksanya tersingkir di garasi.

Usai balapan, Honda mengungkapkan bahwa mereka khawatir tabrakan keras yang dialami Alonso dan usahanya melanjutkan balapan telah menambah beban berat pada unit mesin mereka.

Hal tersebut bisa memaksa Honda untuk melakukan pergantian komponen mesin sekaligus dihadapkan dengan risiko penalti grid.

Tapi menjelang gelaran GP Malaysia, bos mesin Honda F1, Yusuke Hasegawa, berkata bahwa pihaknya telah mendapatkan kabar baik dari markas di Jepang.

"Kami khawatir ada kemungkinan mesin kami mengalami kerusakan parah," ungkap Hasegawa.

"Tapi kabar baiknya, setelah dilakukan pemeriksaan di markas Sakura, kami bisa mengonfirmasi bahwa mesin tersebut bisa digunakan kembali."

McLaren-Honda tampil kuat pada mayoritas gelaran GP Singapura di sirkuit jalan raya Marina Bay. Tapi diyakini mereka akan menghadapi tantangan berat di Malaysia, mengingat dua lurusan panjang yang ada di sirkuit Sepang.

Tulis komentar
Tampilkan komentar
Tentang artikel ini
Kejuaraan Formula 1
Pembalap Fernando Alonso
Tim McLaren
Tipe artikel Breaking news
Tag berita f1
Topik Formula 1 2017